• Home
  • Hukrim
  • Tragis di Riau, Neno Warisman Akhirnya Dipulangkan ke Jakarta
Minggu, 26 Agustus 2018 06:09:00

Tragis di Riau, Neno Warisman Akhirnya Dipulangkan ke Jakarta

mobil rombongan Neno di Bandara SSK Pekanbaru Riau
 
Neno: " Kami yakni massa penghadang dan pendemo yang menolak kami ini bukan masyarakat Pekanbaru "
 
PEKANBARAU, RIAU,  -- Neno Warisman akhirnya dipulangkan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru setelah adanya aksi pro dan kontra terkait deklarasi #2019GantiPresiden yang akan dilaksanakan pada Ahad (26/8). Polisi sebelumnya tak mengizinkan digelarnya aksi deklarasi di sejumlah kota.
 
"Akhirnya memang dilakukan pemulangan, saya sudah menuju pesawat," katanya dalam video kirimannya, Sabtu.
 
Pada Sabtu siang hingga sore ada massa melakukan aksi pengadangan untuk menolak kedatangan Neno Warisman. Massa tersebut membentangkan beberapa spanduk bertuliskan "Tolak Deklarasi Ganti Presiden" pada ruas jalan pintu keluar bandara.
 
Pada tempat itu juga terlihat aparat TNI dan Polri menutup akses massa masuk bandara. Pada saat aksi berjalan sekitar pukul 17.00 WIB, terjadi keributan antara massa dan pihak keamanan. Massa tersebut kemudian tak terlihat lagi pada sore.
 
Kemudian muncul massa lainnya mendesak aparat kepolisian untuk membiarkan Neno keluar dari bandara. Aksi massa kedua itu berlangsung hingga kira-kira pukul 19.00 WIB dan massa pergi dari bandara, sementara pihak keamanan masih berjaga.
 
Kemudian massa kembali lagi menjelang pukul 22.00 WIB meminta Neno Warisman diberikan akses keluar bandara.Hingga akhirnya diketahui Neno Warisman sudah dipulangkan, sebagian massa sudah ada yang bubar dan pihak kepolisian masih tetap berjaga.
 
Neno mengaku sudah sejak pukul 15.00 tertahan persis di depan gerbang keluar Bandara Pekanbaru. Dia di dalam mobil bersama Dian Tabrani, anak tokoh Riau Profesor Tabrani Rab.
 
Akibat adanya kejadian itu, jalan keluar Bandara Pekanbaru diarahkan pada ruas jalan masuk. Petugas dari pihak TNI dan Polri terlihat masih berjaga di depan gerbang ruas jalan keluar.
 
Sebelumnya, Pemuda Pancasila Provinsi Riau mengancam akan menyegel bandar udara terkait rencana penyelenggaraan deklarasi #2019gantipresiden. Rencana kegiatan deklarasi itu akan diselenggarakan di Kota Pekanbaru akhir pekan mendatang.
 
"Kami minta polisi tidak berikan izin. Apabila diberikan izin, Bandara akan kami segel, akan kami tutup," kata Wadankoti Mahatidana Pemuda Pancasila Riau, Renaldi usai menyampaikan aspirasinya di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Selasa (21/8).
 
Renaldi mengatakan jika Polda Riau tetap memberikan izin kegiatan tersebut, maka Pemuda Pancasila akan bermalam di bandara. Ini supaya para pegiat ganti presiden yakni Neno Warisman dan Ahmad Dhani tak bisa keluar.
 
Lebih jauh, ia menjelaskan penyelenggaraan deklarasi 2019 ganti presiden hanya akan memecah belah masyarakat Provinsi Riau, yang sejauh ini ia nilai sudah sangat kondusif.
sumber : antara
Share
Berita Terkait
  • 4 jam lalu

    Bridge Data Centres and Morong Electric Jointly Launch the World's First Fully Prefabricated Power Module for AI Data Centres

    Called PowerCore 5.0, the containerised module will reduce power infrastructure deliver
  • 4 jam lalu

    RXR Nuclear Receptor Agonists Promote Clearance of Alpha-Synuclein in Cellular Models

    Investigators Present Data Supporting Disease-Modifying Potential of the Io Therapeutic
  • 4 jam lalu

    *Pengadilan Membuka Bukti Kunci dalam Perkara Coventry yang Menunjukkan Abacus Global Management...

    *Pengadilan Membuka Bukti Kunci dalam Perkara Coventry yang Menunjukkan Abacus Global M
  • 4 jam lalu

    Circle CVI Advances Cardiovascular Imaging Innovation with cvi42 v6.5

    New cvi42 v6.5 capabilities automate 4D Flow preprocessing, streamline CT workflow, and
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified