• Home
  • Jambi
  • Disperindag Kota Jambi Mewasdapai Beredarnya Beras Sintetis
Rabu, 20 Mei 2015 05:47:00

Disperindag Kota Jambi Mewasdapai Beredarnya Beras Sintetis

Kadisperindag Jambi, Komari
RIAUONE.COM, JAMBI, ROC, - Beras Plastik kembali menghebohkan negeri, warga masyarakat Kota Jambi harus mewaspadai, beras yang diduga terbuat dari bahan plastik sudah beredar luas di masyarakat. Peredaran beras ini terungkap di kota bekasi yang pertama kali menemukannua seorang pedagang bubur bernama Dewi septiani.
 
Namun tidak kemungkinan akan masuk Kota Jambi hal ini di katakan oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kota Jambi, Komari di ruang kerjanya Rabu (20/05).
 
Menurutnya, Kota Jambi merupakan pusat perdagangan jalur perekonomian bagi masyarakat Jambi dan Kota Jambi untuk daerah lahan pertanian maupun perkebunan tidak punya.
 
"Untuk memenuhi akan kebutuhan warga masyarakat Kota Jambi, maka di datangkanlah dari luar Provinsi Jambi," terangnya. 
 
Terutama beras, merupakan kebutuhan pokok yang paling utama dan di konsumsi setiap harinya. Apalagi dengan ditemukannya, beras sintetis di Kota Bekasi berupa beras plastik ini bagi staf yang berada naungan disperindag kota segera tanggap akan permasalahan besar.
 
"Semua karyawan segera melakukan adanya pemeriksaan di pasar, kalau ada segera di koordinasikan kepada pihak BPOM Provinsi Jambi,"jelasnya.
 
Sampai saat ini pihak disperindag kota jambi belum mengetahui akan bentuk fisiknya seperti apa dan efeknya untuk yang mengkonsumsi seperti apa.
 
"Kalau di teliti bagi masyarakat, kalau plastik kena air pasti akan mengambang , beras biasa akan tenggelam, itu perbedaan fisiknya,"tegasnya.
 
Sampai saat ini untuk Kota Jambi tidak ditemukannya beras plastik di pasar tradisional, kalau ada pasti akan meminta BPOM untuk memeriksa.
 
Terbukti akan kebenarannya maka pihak berwajib untuk tindakan selanjutnya. (tua/roc).
 
Share
Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Alamaakk, Dipromosikan Sana Sini, IKN Belum Mampu Tarik Investor Asing


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  5 hari lalu

    BATIC 2026: Global Digital Leaders Unite to Build APAC's Connectivity, Cloud, and AI Future

  • 2
    Kilas Global  2 hari lalu

    WHP Global and G-III Apparel Group Complete Acquisition of Marc Jacobs

  • 3
    Kilas Global  5 hari lalu

    Forest City SFZ Clarifies Incentive Framework for Fintech and AI-Enabled Financial Services Alongside Malaysia Digital Incentives

  • 4
    Kilas Global  14 jam lalu

    CGTN: From desert to opportunity: China-Egypt ties deepen across sectors

  • 5
    Kilas Global  7 hari lalu

    6th Monaco Smart & Sustainable Marina Rendezvous 20 and 21 September 2026, two days focused on issues transforming marinas

  • 6
    Kilas Global  5 hari lalu

    Program Pendanaan LILY milik Coventry Mencapai Angka $1 Miliar dalam Pembiayaan Beragun Asuransi Jiwa

  • 7
    Kilas Global  2 hari lalu

    Boehringer Ingelheim launches SCOVELLA in Great Britain, the first approved therapy for insulin dysregulation in horses, a main cause of laminitis

  • 8
    Kilas Global  4 hari lalu

    Tealium expands agentic capabilities to bring governed customer context to any AI platform

  • 9
    Kilas Global  2 hari lalu

    InnoHK R&D Centres Establish Base at Science Park to Drive Emerging Industries and Pioneer Future Innovation

  • 10
    Kilas Global  4 hari lalu

    K&R International Services Uses Descartes to Help Automate High-Volume EU Ecommerce Import Filings

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified