
Kamis, 08 Februari 2018 21:55:00
Temuan BPK, Pelayanan RSUD semakin kurang Prima
BATAM, KEPRI, - Pelayanan RSUD Embung Fatimah Batam selama tahun 2017 semakin kurang prima. Naik turun nya pelayanan RSUD dilihat dari temuan BPK RI Cabang Kepri banyak ditemukan kejanggalan dalam penyalahgunaan anggaran.
Tentunya penyalahgunaan anggaran berimbas pada pelayanan kesehatan semakin tak berpihak kepada masyarakat. Belum lama ini, sempat terpleset sampai stok obat kosong di RSUD Embung Fatimah.
Hal itu diutarakan Anggota Komisi IV DPRD Batam Muhammad Yunus SPi saat menerima kunjungan kerja Komisi II DPRD Kota Sukabumi Provinsi Jawa Barat dan Komisi IV DPRD Kampar Riau di gedung Serbaguna DPRD Batam, Kamis siang (8/2/2018).
Yunus menambahkan, setelah RSUD Embung Fatimah diresmikan dari Tipe C menjadi Tipe B belum ada keseriusan pemerintah daerah untuk memajukan pelayanan sesuai SOP. “Saat ini, DPRD Batam sebatas memantau perkembangan pelayanan,” ucap Yunus.
“Mengenai usulan RSUD, selama ini DPRD Batam selalu Support. Setiap pembahasan anggaran APBD, untuk RSUD Embung Fatimah selalu diupayakan semaksimal mungkin. Pada prinsipnya, kepentingan masyarakat lebih diutamakan,” Katanya. (rud/tio).
Share
Berita Terkait
Hong Kong outlines strategies for deepening development of the Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area and enhancing green transformation
HONG KONG SAR - Media OutReach Newswire - 22 September 2026 - Hong Kong's Chief Ex
Syncron Strengthens Global Leadership Team to Bring Decision-Making Closer to Customers
Suan Dusit Arun marks a year of positive urban impact, recording more than 951,000 visitors while helping to create a cooler, greener Bangkok
New data highlights the contribution of Dusit Central Park's rooftop park to urban
Caseware Named as Finalist in Three Categories at the 2026 A.I. Awards
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










