Senin, 11 April 2016 14:33:00

2016, Subsidi Energi Dipangkas Rp20 Triliun

JAKARTA, NUSANTARA, - Alokasi anggaran untuk subsidi energi akan dipangkas dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan (RAPBN-P) tahun 2016, yang akan diajukan.
 
Menteri keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro mengatakan, jumlah subsidi energi akan dipangkas sebesar Rp 20 triliun. Subsidi energi itu menyangkut subsidi yang dialokasikan untuk bahan bakar minyak (BBM), LGP tabung 3 kilo gram (Kg), dan listrik.
 
Sebelumnya dalam APBN 2016, alokasi belanja subsidi energy dipatok sebesar Rp102,1 triliun. Di antaranya, alokasi subsidi untuk BBM dan LPG 3Kg sebesar Rp63,7 triliun.
 
Pemangkasan subsidi ini menurut Bambang, karena mengikuti harga minyak dunia yang turun. Selama ini jenis BBM yang masih mendapatkan subsidi adalah solar dan kerosin atau minyak tanah, dengan nilai subsidi Rp 1.000 per liter.
 
Sementara itu, volume LPG ukuran tabung 3 Kg dalam APBN 106 lalu sebanyak 6,6 metrik ton. Bambang tidak menjealskan apakah volume konsumsi BBM dan LPG tabung 3 Kg terjadi perubahan atau tidak dalam APBN-P 2016 nanti. (et/net).
Share
Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Harga LPG Subsidi 3 Kg Tetap, Pertamina Pastikan Penyesuaian Hanya Untuk LPG Non Subsidi

    NASIONAL, Februari 2022 - Seiring peningkatan harga Contract Price Aramco (CPA) yang menjadi salah saru acuan penetapan harga LPG di Bulan Februari yang mencapai 775 USD/metrik

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified