• Home
  • Nusantara
  • Diduga karena Kabut Asap, Anak 9 Tahun Warga Pekanbaru Riau ini Meninggal
Rabu, 21 Oktober 2015 15:34:00

Diduga karena Kabut Asap, Anak 9 Tahun Warga Pekanbaru Riau ini Meninggal

asap di riau. (roc).
RIAUONE.COM, PEKANBARU, RIAU, ROC, - Ramdani Lufhti Earli, bocah berusia 9 tahun, warga Jalan Pangeran Hidayat (Panger), Gang Nikmat Pekanbaru meninggal dunia diduga dipicu karena kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah Riau.
 
Pihak keluarga meyakini bahwa asap adalah penyebab tewasnya anak kesayangan yang baru duduk di bangku kelas tiga Sekolah Dasar tersebut. Apalagi ayah korban, Eria Wiria memperlihatkan hasil rontgen memperlihatkan paru-paru bocah yang akrab disapa Upi ini dipenuhi anasir putih yang mirip asap.
 
''Dokter memperlihatkan scan dan rontgen ada (berbentuk) awan-awan di paru parunya. Dokter ada menjelaskan awan awan itu apa, tetapi saya tidak konsentrasi lagi mendengara penjelasan itu,'' tuturnya.
 
Eria menjelaskan, Selasa siang, putra kesayangannya itu mengadu ke bundanya, lagi panas badan. Biasanya setelah memakan obat penurun panas, suhunya bisa normal. Tetapi kali ini, tidak.
 
Upi lalu dibawa pihak keluarga ke RS Santa Maria, Jalan Ahmad Yani Pekanbaru. Di sini bocah malang ini mendapatkan perawatan medis. tetapi pukul 03.00 WIB, panas badan Upi kembali tinggi.
 
Saat ini, kata Eria, merupakan saat genting genting putranya. Karena tidak tahan melihat penderitaan putranya itu, Eria lalu meninggalkan ruang ICU. Apalagi dilihat kondisi anaknya itu sudah kejang kejang dan terjadi penipisan oksigen di paru parunya.
 
Beberapa petugas medis terlhat menggenjot denyut jantungnya. Tetapi ternyata Tuhan berkehendak lain. Sayup sayup didengar Eria suara azan Subuh. Dia balik lagi ruang ICU dan ternyata putra kesayangannya sudah pergi untuk selamanya. (rtc/roc/*).
Share
Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Sedang Gembira ada Jalan TOL, Eh Pemerintah Naikan Tarif Tol Dumai-Pekanbaru dari Rp118.500 jadi Rp171.500


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  7 hari lalu

    HKCSS "S+ Summit 2026" Navigating the Future - Tech for Good & Co-creation

  • 2
    Kilas Global  3 hari lalu

    BitMEX and COLLYBUS Announce Strategic Platform Partnership to Deliver Institutional-Grade Trading Technology

  • 3
    Kilas Global  7 hari lalu

    Save the Children Hong Kong Releases "Hearing Children" - Child-led Research Report: How Family Interactions Affect Youth Mental Health

  • 4
    Kilas Global  7 hari lalu

    Yeebo Ramps Up AI Computing Expansion with Subsidiary Suanova's TaaS Rollout at Cyberport

  • 5
    Kilas Global  7 hari lalu

    TCMA Marks National Milestone, Driving Thailand's Cement Industry toward Net Zero 2050

  • 6
    Kilas Global  6 hari lalu

    CHMP issues positive opinion for JASCAYD (nerandomilast), bringing a new IPF and PPF therapy closer to patients in the EU

  • 7
    Kilas Global  6 hari lalu

    Market Analysis: Dmitry Shubov Reviews The U.S. Legal-Tech Consolidation Wave and What It Means for S.E.A. Founders

  • 8
    Kilas Global  5 hari lalu

    Google Cloud Security Menggunakan Platform Instruqt untuk Melatih Lebih dari 150 Praktisi tentang AI Agentik pada Google Next 2026

  • 9
    Kilas Global  3 hari lalu

    Leading Philippine Telecom Provider Selects Synchronoss to Deliver Personal Cloud Solutions to 54 Million Customers

  • 10
    Kilas Global  3 hari lalu

    Holafly partners with Valientes Colombia to support community-led initiatives and address the social impact of tourism

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified