Kamis, 29 September 2016 22:07:00
KontraS Kunjungi Keluarga Korban Tragedi Selatpanjang Berdarah
SELATPANJANG, RIAU, - Setelah tiba di kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, pada Rabu (28/9/2016) sore, Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Hariz Azhar juga mengunjungi pihak keluarga korban. Kedatangannya itu untuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan para saksi termasuk keluarga korban pasca tragedi 'Selatpanjang Berdarah' pada 25 Agustus 2016 lalu.
Setelah tiba di Selatpanjang, Hariz bersama temannya, Farhan, langsung bertemu dengan sejumlah tokoh dan pemuda disalah satu cafe di kota Selatpanjang. Pertemuan itu diisi dengan diskusi dan menggali informasi yang dianggap penting. "Saat ini semua saksi yang mengarah pada tindak penganiayaan dan penembakan itu sangat penting. Makanya saya mau tahu info yang jelas dan dari sumber yang terpercaya," kata Hariz.
Setelah melakukan pertemuan itu, koordinator KontraS itu mengunjungi rumah keluarga korban, almarhum Afriyadi Pratama. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama tokoh dan masyarakat di Gedung Wanita Selatpanjang. "Semua yang mengarah pada kesalahan prosedur penangkapan, penanganan pasca penangkapan serta pengendalian massa saat aksi masyarakat oleh pihak kepolisian harus dibuka," ujarnya.
Setelah melakukan pertemuan di Gedung Wanita Selatpanjang, Hariz dan Farhan juga mengunjungi kediaman almarhum Isrusli, Kamis (29/9/2016) siang. Setelah berdialog dengan pihak keluarga, Haris bersama rombongan juga mendatangi RSUD Kepulauan Meranti.
Saat tiba di RSUD, awalnya Hariz tidak bisa langsung menemui Direktur RSUD karena menurut petugas harus memenuhi sejumlah prosedur.
Awalnya Hariz masih menunggu, namun karena tidak adanya kejelasan dan merasa dipersulit oleh pihak RSUD hingga sempat terjadinya cekcok mulut antara Koordinator Kontras dengan pihak RSUD dan berlanjut dengan Direktur RSUD.
Selanjutnya rombongan KontraS juga mendatangi Mapolres Kepulauan Meranti untuk menggali informasi dan mendapat sejumlah keterangan dari pihak Kepolisian. (rgc/*).
source: riaugreen.
Share
Berita Terkait
ArrayPatch Completes Oversubscribed EUR 3.2 Million Seed Financing to Advance Next-Generation Microneedle Therapeutics
CGTN: Dialog Wali Kota Global menegaskan kembali komitmen Tiongkok terhadap keterbukaan
Asia Left Behind: Ten international companies have yet to report delivering on their cage-free egg pledges across the region
Source: Malayang Manok Philippines
Wood Mackenzie: One in five refineries at closure risk as global oil demand peaks in 2032
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










