Sabtu, 24 September 2016 18:30:00
Setiap Tahun 15 Warga Dumai Meninggal karena AIDS
DUMAI, RIAU, - Penderita HIV/AIDS di Kota Dumai, Riau, setiap tahunnya terus mengalami pertambahan. Yang mengejutkan lagi, ibu rumah tangga (IRT) menduduki peringkat ketiga setelah, wiraswasta dan pekerja seks komersial (PSK).
Tercatat, sudah 153 penderita meninggal dunia, sejak tahun 2006 hingga Juli 2016, jika di rata-ratakan sejumlah 15 jiwa per tahunnya.
Menyikapi hal tersebut Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Kota Dumai, Datuk Azhar Yazid mengatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai dan instansi terkait jangan diam saja.
"Pemerintah (Pemkot Dumai, red) bersama instansi lainnya, harus duduk bersama menyelesaikan permasalah HIV/AIDS yang terus bertambah setiap tahunnya. Setelah itu lakukan tindakan langsung di lapangan, jangan diam saja," ujarnya.
Menurut dia, selain Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Dumai, Satpol PP dan BPTPM memiliki peran penting dalam penanggulangan penyebaran HIV/AIDS di Kota Dumai, untuk meninjau ulang perizinan tempat usaha. Karena tidak menutup kemungkinan, banyaknya pelaku usaha yang melakukan tindakan prostitusi terselubung dengan embel-embel tempat hiburan dan panti pijat.
"Melakukan penyuluhan dan sosialisasi, memang perlu dilakukan. Tapi tanpa ada tindakan tegas dari pemerintah, tidak menutup kemungkinan peredaran penyakit ini akan terus meluas. Kita tidak ingin Kota Dumai yang identik dengan pelabuhan, duduk di peringkat teratas penyebaran penyakit HIV/AIDS di Riau," ucapnya.
Berdasarkan data Diskes Kota Dumai, usia penderita HIV/AIDS terbanyak yaitu 25-29 tahun (79 orang), 30-34 tahun (72 orang), 45-49 tahun (57 orang), 35-39 tahun (53 orang), 20-24 tahun (38 orang), 40-44 tahun (33 orang), lebih dari 50 tahun (11 orang), 0-4 tahun (11 orang), 15-19 tahun (4 orang), 10-14 tahun (3 orang) dan 5-9 tahun (2 orang).
Jumlah penderita HIV/AIDS di Dumai dari tahun 2006 hingga 2016: Tahun 2006 (3 penderita), 2007 (7 penderita), 2008 (21 penderita), 2009 (27 penderita), 2010 (47 penderita), 2011 (54 penderita), 2012 (45 penderita), 2013 (36 penderita), 2014 (49 penderita), 2015 (16 penderita) dan hingga Juli 2016 (18 penderita).
Dari 170 penderita HIV di Dumai yang masih hidup, 120 diantaranya sudah tergolong penderita AIDS yang terus berjuang untuk bertahan hidup. (*).
source : goriaucom.
Share
Berita Terkait
Mencekam-nya Kebakaran Kilang Pertamina di Balongan, Masyarakat Dumai Riau Khawatir
Dirut Pertamina: Penyebab Kebakaran Masih Dalam Investigasi
NASIONAL, - PT. Pertamina (Persero) masih melakukan investigasi penyebab kebakaran yang melalap tangki penyimpa
Kebakaran kilang Pertamina RU VI Balongan Pelajaran bagi Masyarakat sekitar RU II Dumai Riau
NUSANTARA, INDRAMAYU, DUMAI RIAU, - Kebakaran hebat melanda kilang minyak Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Kebakaran Kilang Minyak Balongan in
Naas, PT Chevron Pasific Indonesia tak Bisa Pastikan Berapa Banyak Minyak yang Tumpah ke Laut Dumai
RIAU, DUMAI, - Pihak PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) belum dapat memastikan banyak-nya minyak mentah yang tumpah ke laut Dumai Provinsi Riau, Manager Corporate Communication
Bidang Pengawasan Diambilalih, Penyelesaian Hak Normatif Wewenang Provinsi
DUMAI, - Ada yang berubah pasca dikukuhkannya Pejabat Pimpinan Tertinggi Pratama dan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai. Jika sebelumny
Komentar






