Minggu, 27 November 2016 15:53:00
Swasta Bangun Pembangkit, Tarif Listrik Bisa Naik
NUSANTARA, - Kebijakan pemerintah soal terbukanya pintu bagi pihak swasta untuk ikut mengembangkan mega proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW) dikhawatirkan akan berdampak pada tingginya tarif listrik yang harus dibayar masyarakat.
Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara mengatakan, peran swasta makin meningkat dalam sektor kelistrikan terutama di proyek 35.000 MW. Pihak swasta ini masuk melalui skema independent power producer(IPP).
"Dominasi IPP dalam penyediaan listrik nasional merupakan kondisi serius yang mendesak untuk diperbaiki," ujar dia di Jakarta, Selasa (22/11/2016).
Dia menuturkan, dengan skema take or pay yang berlaku saat ini, ditambah penentuan reserve marging yang berlebihan maka akan meningkatkan biaya pokok penyediaan (BPP) listrik. Dengan demikian, konsumen listrik harus membayar tarif listrik yang lebih mahal.
“Cadangan umum yang berlaku di perusahaan dunia itu sekitar 30 persen-35 persen. Jangan sampai karena swasta lebih besar jadi 50 persen cadangannya. Itu membuat BPP listrik jadi lebih besar. Alhasil tarif listrik jadi lebih mahal," kata dia.
Marwan mengatakan, lebih baik pemerintah mendorong dominasi PLN dalam pembangunan pembangkit listrik di sisi hilir, ketimbang fokus menggarap sektor hulu dengan mengakuisisi Pertamina Geothermal Energy (PGE). (net/et).
Share
Berita Terkait
Malam Puncak Milad ke-51 MUI Bengkalis, Bupati Kasmarni Apresiasi Pengabdian Ulama bagi Umat dan Daerah
GRYPHLINE Levels Up with Adyen as it Launches Multiplatform 'Arknights: Endfield'
Studio behind the 'Arknights' titles eliminates transaction friction, using N
Vinhomes Advances Two ESG++ Mega-Projects, Shaping Sustainable Urban Development From North To South Vietnam
With a combined footprint of over 9,000 hectares, the twin developments, Vinhomes Green Paradise in the south and Vinhomes Global Gate Ha Long in the north, position Vietnam
AIA Hong Kong leads industry again with most No.1 market positions in Q1 2026
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










