Selasa, 09 Agustus 2016 17:44:00
Dusun Melebung Segera Teraliri Listrik PLN
PEKANBARU, RIAU, - Warga dusun Melebung bersukacita dengan segera masuknya PLN ke daerah mereka. Kendati masih masuk wilayah Kota Pekanbaru, selama ini warga belum menikmati listrik .
Menindaklanjuti hasil reses dan penyerapan aspirasi masyarakat yang digelar bulan lalu, Anggota DPR RI asal Riau, Sayed Abubakar Assegaf Senin (8/8) langsung membawa pihak PLN melakukan survey untuk penyambungan listrik di Dusun Melebung, Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.
"Sungguh ironis. Mereka masih masuk wilayah Kota Pekanbaru, tapi selain kehudupan mereka masih terbelakang, daerah ini juga belum merasakan listrik PLN," ucap Anggota Komisi VII dari Partai Demokrat itu.
Menurut Sayed, listrik merupakan kebutuhan dasar dan semua berhak mendapatkannya. Tanpa listrik kehidupan tidak akan berjalan dengan baik, apalagi jika keluarga yang memiliki anak masih bersekolah.
Melihat keadaan Dusun Melebung yang belum merasakan listrik PLN Sayed tidak mau menunggu lama dan langsung meminta PLN turun dan melakukan pemasangan listrik di daerah itu. "Saya sangat tersentuh dan prihatin melihat kehidupan disini karenanya saya tidak mau menunggu lama untuk merealisasikan keinginan masyarakat Melebung," tegasnya.
Survey pemasangan dipimpin Firdaus, Assisten Manager Bisnis PLN wilayah Riau-Kepri. Dia juga membawa Kepala Rayon Pekanbaru Timur, Darwin untuk menilai secara teknis. "Daerah ini masih sangat memungkinkan untuk dialiri listrik PLN. Kabel bisa ditarik langsung dari PLTU Tenayan Raya melintasi Sungai Siak," ungak Darwin.
Kendala teknis hanya pada pemasangan tiang. "Untuk itu kami meminta partisipasi warga, baik untuk lahan tempat tiang dipasang maupun membantu membukakan jalan Untuk pemasangan tiang," ungkap Firdaus.
Hal ini langsung disanggupi oleh warga setempat yang diwakili oleh Babinsa, Zakaria. "Warga sudah lama mendambakan listrik, mereka pasti membantu agar rencana ini segera terealisir. Saya langsung yang mengkoordinirnya, baik untuk masalah pembebasan lahan maupun pembukaan jalan," tegas Zakaria.
Pihak PLN juga mengapresiasi langkah yang diambil Sayed Abubakar untuk menjembatani keinginan masyarakat yang mendambakan listrik. Terlebih jika mega proyek pemerintah 35 ribu MW listrik sudah dijalankan, dimana Sumatra kebagian 9 ribu MW.
Saat ini Riau masih defisit listrik, jadi masih mengambil dari daerah lain. Namun jika PLTU Tenayan dan Mega Proyek sudah terlaksana, Riau tidak akan mengalami krisis listrik lagi, sehingga tidak perlu lagi mengalami byar-pet (zar).
Share
Berita Terkait
Komentar






