• Home
  • Otonomi
  • Inisaitif Zakat Indonesia (IZI) cabang Riau laksanakan Pelatihan Budidaya Ikan dan kantongi izin IUMK
Jumat, 23 Februari 2018 19:01:00

Inisaitif Zakat Indonesia (IZI) cabang Riau laksanakan Pelatihan Budidaya Ikan dan kantongi izin IUMK

RIAU, Pekanbaru, - Kamis 22/02/2018, di Masjid Al Mursalin, Jalan Sao Mati, Kelurahan Benca Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Budidaya Ikan dalam rangka meningkatkan pemahaman warga tentang Peternakan Ikan. Masyarakat berkumpul memenuhi undangan yang telah disampaikan beberapa hari yang lalu dan alhamdulillah 40 warga memenuhinya.
 
Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) cabang Riau mendatangkan langsung para ahli dari penyuluh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru yang dikemas dalam kegiatan IZI TO SUCCESS. Pelatihan budidaya ikan merupakan salah satu kegiatan untuk menunjang kapasitas dan kualitas anggota kelompok Pokdakan Berkah Bersama di wilayah tersebut.
 
Turut hadir dalam kegiatan Pelatihan budidaya ikan tersebut dari Lurah Bencah Lesung yang diwakilkan pada Sekretaris Lurah, anggota kelompok, dan Tim Penyuluh dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, Ibu Yeni dan Ibu Yulasri.
 
Ibu Yeni sebagai narasumber menyampaikan dalam Pelatihan bahwa budidaya ikan lele ada tiga sistem, yaitu sistem Tradisional (kolam tanah), sistem Terpal,  dan sistem Bioflok. Setiap sistem mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Semua akan di musyawarahkan mana sistem ternak ikan yang akan dipakai oleh anggota kelompok dan juga mempertimbangkan dana yang tersedia. Menambahkan dari Ibu Yeni, Ibu Yulasri menyarankan agar anggota kelompok bisa menggunakan  sistem Bioflok, salah satu keuntungan sistem Bioflok adalah air pembuangan kolam tersebut bisa digunakan untuk menyiram tanaman karena mempunyai protein yang tinggi. 
 
Dalam agenda diskusi tanya jawab, Pak Markion sebagai ketua Devisi Budidaya Ikan dalam kelompok pondakan menyarankan agar untuk budidaya ikan bisa memanfaatkan kolam yang ada (sistem tradisional) pakai keramba karena anggota kelompok  baru pemula, jadi mereka tidak paham menggunakan sistem terpal dan bioflok, nanti kalau sudah ada kemajuan baru kita coba sistem terpal dan bioflok ucapnya.
 
Selain melaksanakan kegiatan Pelatihan Budidaya Ikan, Dodi Asmara sebagai fasilitator program juga menyampaikan kepada anggota kelompok bahwa IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil) dari Kecamatan Tenayan Raya alhamdulillah sudah selesai dan sudah berizin. Dengan keluarnya IUMK dari kecamatan bisa menambah semangat dan keseriusan anggota kelomok dalam membangun kemandirian di kelompok ini kedepannya. (roc/*).
 
Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2024 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified