Senin, 20 Juni 2016 13:58:00
Realisasi APBD Kota Cuma 15 Persen, Banggar DPRD Tak Bisa Bahas APBDP
PEKANBARU, RIAU, - Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sahril SH mengungkapkan bahwa Badan Anggar (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru belum bisa melakukan pembahasan terhadap APBD Perubahan Kota Pekanbaru tahun 2016.
"DPRD Kota Pekanbaru belum bisa melakukan pembahasan APBD-P tahun 2016, karena realisasi APBD murni 2016 hingga saat ini belum mencapai 20 persen. Dan satuan kerja (Satker) yang ada belum mengajukan anggaran untuk APBD-P 2016," ujar Sahril, Senin (20/6/2016).
Sahril membeberkan realisasi anggaran hingga akhir Mei 2016 lalu hanya terealisasi mencapai 12-15 persen. Jadi belum memungkinkan untuk dilakukan pembahasan dalam waktu dekat.
"Realisasi yang masih rendah ini tidak bisa kita lakukan penghitungan terhadap anggaran yang dibutuhkan dalam perubahan nanti," ungkapnya.
Sahril melihat dengan kondisi seperti ini, maka diprediksi pada akhir Juli atau Agustus 2016 mendatang, Banggar akan melakukan pembahasan. Dan melihat kesiapan dari Satker Pemko Pekanbaru dalam mempersentasikan anggaran.
"Dalam aturannya pembahasan APBD-P sudah bisa dilakukan mulai Juni ini. Namun karena penggunaan APBD murni baru dibelanjakan bulan Maret lalu, maka realisasinya masih rendah," tutup Sahril.
Seperti diketahui APBD murni Kota Pekanbaru tahun 2016 sebesar Rp3,1 triliun. Namun karena adanya rasionalisasi anggaran akibat dana bagi hasil (DBH) berkurang dan minimnya pendapatan asli daerah (PAD), maka APBD dirasionalisasi hingga Rp1 triliun. (*).
Share
Berita Terkait
HKTB Launches First-Ever "International Lantern Spectacular" at Victoria Park
Mavenir Meluncurkan NetAIShield: Perlindungan Anti-Penipuan Berbasis AI untuk Layanan Suara, Pengiriman Pesan, dan Data Bagi Operator
Platform pertahanan AI berlapis yang mengorelasikan ancaman di setiap domain jaringan s
GREE Chairperson Dong Mingzhu Honored by UNEP Cool Coalition for Leadership in Sustainable Cooling
University of Technology Sydney (UTS) ranks in global top 20 for AI and nursing
UTS places 10th globally in nursing and 18th in artificial intelligence, with 16 subjec
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










