• Home
  • Parlemen
  • Masih Juga Tersangkut, Apa kabar Jalan Tol Dumai - Pekanbaru Plus Kreta Api
Senin, 13 Juni 2016 07:11:00

Masih Juga Tersangkut, Apa kabar Jalan Tol Dumai - Pekanbaru Plus Kreta Api

PEKANBARU, NUSANTARA - Sudah terlalu lama, rencana Jalan Tol Dumai - Pekanbaru ini masih juga belum terwujud, kabarnya Groundbreaking Jalan Tol dan Kereta Api mungkin bersamaan waktunya. Diharapkan Juli mendatang sudah bisa diwujudkan bersamaan pada peringatan hari Lingkungan Hidup yang digelar di Siak yang rencananya dibuka Presiden Joko Widodo. 
 
Komunikasi dengan pihak istana pun terus dilakukan untuk mencari waktu yang tepat. Meski belum ada dapat informasi pasti, jika Presiden jadi hadir ke Siak inilah waktu yang tepat untuk memulai pertanda dimulainya pekerjaan dua proyek besar yang berdampak pada pembangunan Riau ke depan. 
 
"Kalau bisa bersamaan dengan tol, kita tunggu lagi (informasi). Tapi bagusnya seperti itu. Jadi datang ke Riau bukan groundbreaking saja. Tetapi juga ada rail Way juga atau yang lain. Nanti direncakan Siak bulan Juli (presiden) hadir acara Hari Lingkungan Hidup," kata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di kediamannya Jalan Sisingamingaraja, Ahad (12/6/16). 
 
Khusus untuk rel kereta api, Gubri yang biasa disapa dengan Andi Rachman ini menyatakan bersama Kadishub Riau Rahmad Rahim sudah menemui Menteri Perhubungan Ignasius Jonan beberapa hari lalu untuk melakukan langkah percepatan pembangunan rel kereta api (rail way) di Sumatera khususnya Riau. Apalagi menurut mantan anggota DPR RI ini, saat ini sudah dituntaskannya pembebasan lahan sepanjang 21 kilometer (km) di Dumai dengan anggaran bersumber dari APBN 2016. Langkah percepatan itu penting dilakukan agar transportasi umum yang belum ada di Riau ini bisa diwujudkan dan dirasakan masyarakat. 
 
"Mudahan bisa direalisasikan. Pak Menteri (Menhub) bilang memang rail way Sumatera ini adalah prioritas," ujar Andi. Selain soal rel kereta api, pada kesempatan itu juga dimanfaatkan Andi Rachman dan Kadishub Riau untuk menyampaikan beberapa persoalan. Diantaranya, meminta kepada Menhub agar dapat melakukan penggeseran Instrument landing system (ILS). Sehingga pesawat lebih aman dalam melakukan take off dan landing. 
 
Kemudian disampaikan juga agar pembangunan Roro yang menghubungkan Siak dan Meranti cepat dilakukan. Ada juga pembangunan di Tanjung Medang Rupat Utara demi mendukung kawasan wisata yang ada di daerah tersebut. Selain itu disampaikan juga terkait Pelabuhan Buton, serta mendesak menggesa pembangunan pelabuhan Dumai yang berada di samping Ro Ro Dumai - Tanjung Kapal. Sehingga load Pelabuhan Dumai yang ada saat ini bisa berkurang. 
 
Selanjutnya Gubri juga berencana menyerahkan Bandara Tempuling di Tembilahan untuk dikelola oleh Kemenhub. Sehingga bandara tersebut lebih optimal dalam melakukan pelayanan kpd masyarakat ke depan. (net/rtc/*).
Share
Berita Terkait
  • 6 tahun lalu

    Pihak PT Hutama Karya Meminta Jika Mengantuk Bisa Istirahat di Gerbang Tol Permai

    RIAU, PEKANBARU - Pihak PT Hutama Karya (HK) meminta kepada setiap pengendara agar lebih memperhatikan kondisi kendaraan dan kondisi fisik pengendara sebelum melintas di jalur T

  • 6 tahun lalu

    Jalan Tol Sudah Selesai, Subkon PT HKI Malah Belum Bayar Duit Pajak Miliaran Rupiah ke Pemkab Siak

    RIAUONE.COM-SIAK - Baru sekitar satu bulan tol Pekanbaru- Dumai (Permai) di resmikan Presiden Joko Widodo, Sub Kontraktor PT

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified