• Home
  • Parlemen
  • Pertamina Wilayah Sumbar Riau akan Revisi Harga Eceran Tertinggi Gas Elpiji
Jumat, 17 Januari 2014 15:39:00

Pertamina Wilayah Sumbar Riau akan Revisi Harga Eceran Tertinggi Gas Elpiji

elpiji
riauone.com, Pekanbaru, Riau - PT Pertamina (Persero) wilayah Sumbar Riau menyatakan dalam waktu dekat ini akan segera meggelar rapat ulang untuk melakukan revisi Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji tiga kilogram di Riau.
         
"Kami coba jadwalkan pertemuan Pertamina dan para pemangku kepentingan untuk merevisi HET. Sebab, harga yang berlaku sekarang tidak cocok lagi seperti di Pekanbaru Rp14.000 per tabung," ujar Sales Representatif Domestic Gas Pertamina Sumbar Riau Donny Brilianto di Pekanbaru.
         
Pemangku kepentingan dimaksudnya seperti Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), Dinas Perindustrian dan Pedangangan (Disperindag) baik tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta dinas perhubungan.
         
Menurut Donny, HET gas elpiji 3 kilogram yang dikenal sebagai gas melon tidak pernah mengalami kenaikan seperti di Kota Pekanbaru yang dijual dari sub agen atau pangkalan resmi ke konsumen paling mahal seharga Rp14.500 per tabung.
         
Padahal pemerintah telah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi baik jenis premium dari Rp4.5000 menjadi Rp6.500 per liter dan solar dari Rp.500 menjadi Rp5.500 per liter yang berlaku efektif pada 22 Juni 2013.
         
Kenaikan itu telah menimbulkan pengaruh bagi ongkos transportasi elpiji dari titik serah gas elpiji 3 kilogram yang dilakukan oleh agen, kemudian agen menyalurkan ke pedangang sub agen dan pangkalan resmi.
         
"Pascakenaikan bahan bakar minyak bersubsidi, angka rekomendasi untuk HET gas bersubsidi sudah keluar. Pada prisipnya Pertamina tetap mengikuti HET gas bersubsidi yang sudah ditetapkan gubernur Riau," katanya.  
    
Selama HET sudah dikeluarkan surat keputusan gubernur Riau, lanjutnya, makan Pertamina akan mengikuti keputusan itu, walau belum mengakomodir keinginan teman-teman dari pengusaha.
         
"Kalau sampai ke pangkalan resmi itu sekitar Rp14.000 per tabung dibeli konsumen. Jika melalui tingkat pedangang pengecer atau kedai, biasanya di konsumen harganya mencapai Rp16.000 sampai Rp17.000 per tabung," jelasnya.(ant/roc)
Share
Berita Terkait
  • tahun lalu

    MBG Sering Berulah, Makan Bergizi Gratis Bikin Ribuan Anak Keracunan,KPAI dan Ahli Gizi Bereaksi keras

    NASONAL, -  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan andalan Presiden Prabowo
  • tahun lalu

    Tips dan Cara-cara Menggunakan Adroid untuk Pemula


    TEKNO, - Perangkat android ini buka
  • tahun lalu

    Berikut Beberapa Tips untuk Menggunakan Microsoft Excel secara efektif


    TEKNO, - Microsoft Excel adalah alat yang sangat
  • 2 tahun lalu

    Program Kampanye Presiden Prabowo, Serba Serbi MBG, Hampir Rp1 Miliar Uang Tak Dibayar Dapur MBG Terancam Macet


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  4 hari lalu

    Teva and Samsung Bioepis Announce Agreement to Commercialize Two FDA-Approved Biosimilars in the U.S.

  • 2
    Kilas Global  2 hari lalu

    Cyberport Venture & Capital Forum 2026 Grand Opening

  • 3
    Kilas Global  3 hari lalu

    Iveco Group 2026 Third Quarter Results

  • 4
    Kilas Global  2 hari lalu

    FIT House of Brands Launches Limited-Time Incentive for US Multi-Unit Franchise Partners as Global Growth Accelerates

  • 5
    Kilas Global  6 hari lalu

    YYForce Menerapkan 11 Robot Perhotelan Komersial di Novotel & Mercure Singapore on Stevens

  • 6
    Kilas Global  6 hari lalu

    *TATA MOTORS COMPLETES INITIAL SETTLEMENT OF RECOMMENDED TENDER OFFER FOR IVECO GROUP..... ...

  • 7
    Kilas Global  5 hari lalu

    Atos appoints Judith Stewart as Head of Healthcare & Life Sciences, Asia Pacific

  • 8
    Kilas Global  5 hari lalu

    Alibaba Brings Cloud and AI to the First Youth Olympic Games in Africa

  • 9
    Kilas Global  3 hari lalu

    Univar Solutions Completes Acquisition of Lavo Bulk Business in Canada

  • 10
    Kilas Global  6 hari lalu

    Philips launches HyperVue Integrated System in the U.S., bringing advanced coronary imaging and physiology into the cathlab

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified