Selasa, 12 Agustus 2014 10:37:00

Produksi Emas Freeport 1,142 Juta Ounce

emas. ilustrasi
riauonecom, - Betapa berharganya tambang emas Freeport McMoran Inc. di Indonesia terlihat dari data operasi pertambangan PT Freeport Indonesia dibandingkan dengan data operasi pertambangan terkonsolidasi induk perusahaannya di Arizona, Amerika Serikat (AS).
 
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Rozik B Soetjipto mengatakan sekarang lihat figur produksi emas dari perusahaan bermoto 'strength in resources' tersebut. Produksi emas dari tambang Indonesia 1,142 juta ounce, sedangkan total produksi emas 1,25 juta ounce. Itu berarti tambang emas di Grasberg, Deep Ore Zone dan Big Gossan di Papua, Indonesia menghasilkan 91,36% emas bagi Freeport.
 
Freeport juga melaporkan biaya produksi dengan metode berbasis biaya tunai untuk setiap unit pound tembaga (unit net cash costs). Keunggulan metode ini adalah Pemerintah RI, pemegang saham dan publik lebih mengetahui biaya operasi produksi, baik langsung maupun tidak, royalti dan lain-lain.
 
"Freeport pun mengakui metode mereka berbeda dengan standar akuntansi AS (US GAAP/Generally Accepted Accounting Principles). Pemerintah lebih fokus pada isu-isu strategis dan populis, tetapi luput dalam mengevaluasi implementasi KK selama ini. Beberapa solusi untuk memperbaiki implementasi KK, yang bisa diadopsi untuk implementasi Izin Usaha Pertambangan (IUP)," tutur Rozik seperti dilaporkan Bisnis Indonesia, Senin (11/08).
 
Pertama, pemerintah perlu meminta Freeport perlu menyelaraskan sistem operasi produksi dan manajemen keuangan, termasuk sistem akuntansi biaya, dengan kebijakan penghiliran mineral. konsentrat tembaga tidak dapat lagi menjadi objek utama penerimaan perusahaan.
 
Kedua, pemerintah harus memperketat kewajiban divestasi Freeport Indonesia kepada BUMN, BUMD dan swasta nasional Indonesia hingga minimal 51%. Sesuai pasal 24 KK Freeport, divestasi tersebut seharusnya dilaksanakan paling lambat 20 tahun sesudah tanggal 30 Desember 1991 saat KK diteken.
 
Ketiga, penyiapan lembaga, SDM, penguasaan teknologi, permodalan, infrastruktur, energi dan lain-lain agar mampu mandiri dan lebih baik dalam mengelola lahan tambang emas, perak, tembaga dan lain-lain. (et/roc/bi)
 
Share
Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

    NASIONAL, BISNIS, MARITIM,  - Surabaya (14/01) - Jumlah arus peti kemas yang
  • 10 bulan lalu

    BAPER JILID VII: Bazar & Pagelaran Seni Remaja Rutin PIK-R ASIK SMKN 1 Dumai Meriahkan Hari Remaja Internasional


    PENDIDIKAN, DUMAI, - Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) ASIK
  • 11 bulan lalu

    Persiapan dan Semangat Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI


    SEJARAH, - Antusiasme masyarakat untuk menyambut
  • 11 bulan lalu

    Spele, tapi Banyak diantara Kita Lupa Cara Memasak Nasi yang Enak dan Pulen, Berikut Tips-nya


    DAPUR, - Memasak nasi yang enak dan pulen sebenar
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified