Minggu, 13 April 2014 10:27:00
Subsidi Energi Bakal Lebihi Pagu Rp282 Triliun
riauone.com, - Defisit fiskal dalam APBN Perubahan 2014 berisiko melampaui 2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dari sasaran awal 1,69%, menyusul rencana pemerintah mengoreksi target total penerimaan pajak dan setoran dividen BUMN hingga hampir Rp 90 triliun.
Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan penurunan target dividen BUMN terjadi a.I. karena PT Freeport Indonesia enggan menyetor dividen Rp 1,5 triliun dan adanya BUMN seperti PT PLN yang merugi. Adapun, target pajak diturunkan karena pertumbuhan ekonomi terkoreksi.
Menanggapi kemungkinan pelebaran devisit itu, Askolani tak membantah sekaligus mengiyakan. "Secara teori (pelebaran devisit hingga lebih dari 2% itu) memang dimungkinkan, tapi secara implementasi, nanti tunggu APBN-P," kata Askolani kemarin.
Untuk subsidi energi, pemerintah sudah berhitung subsidi BBM dan listrik bakal melebihi pagu Rp 282 triliun sekalipun volume konsumsi diprediksi dibawah kuota 48 juta kiloliter karena pengaruh depresiasi rupiah dan kenaikan harga acuan BBM di pasar Singapura (Mean Of Plats Singapore/MOPS). (et/bi/roc)
Share
Berita Terkait
Komedian dan Artis, sekaligus presenter Mpok Alpa Berpulang
ENTERTAIN, - Berita duka datang dari dunia hibura
Dikatakan Hari Ini Selasa 5 Agustus 2025 jadi Hari Terpendek? Begini Penjelasan-nya
DUNIA, - Ada beberapa berita yang menyebutkan bah
Gaji Enam Orang Direksi Pertamina ini Masing-masing Tembus Rp57,3 Miliar per tahun, atau Rp4,7 Miliar per bulan Per Orang
NASIONAL, Jakarta, - PT Pertamina (Persero) tenga
Kasus Oplos BBM Korupsi Pertamina Rp193 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Migas ESDM
NASIONAL, HUKRIM, - Pihak Kejaksaan Agung (K
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










