
Senin, 15 Februari 2016 16:11:00
Dewan Desak Pemkab Inhil Pertanyakan Hasil Audit Proyek Multiyears Ke BPK
"Jemput Bola" ke BPK untuk mendapatkan hasil audit pembangunan mega proyek multiyears di Inhil
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN, ROC - Lambannya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menuntaskan hasil audit mega proyek multiyears di Kabupaten Indragiri Hilir, menyebabkan terhentinya beberapa pembangunan yang menelan anggaran yang sangat besar.
Hasil audit yang masih menunggu dari BPK selalu saja menjadi alasan, sehingga membuat anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) gerah. Memasuki 3 tahun berjalan masa kepemimpinan Bupati Wardan, belum ada hasil audit yang disampaikan BPK. Sementara kondisi bangunan mega proyek multiyears terlihat terbengkalai, rusak dan bahkan menjadi sarang maksiat.
"Kalau ada niat baik, Pemkab semestinya jemput bola mempertanyakan sejauh mana hasil audit yang sudah dilakukan BPK. Kenapa audit BPK selama ini belum juga selesai, ada apa ini," ujar Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna, kepada riauone.com di gedung DPRD Inhil, Senin (15/2).
Menurut pria yang akrab disapa IT ini, jika audit sudah selesai, maka tentu ada titik tentang mana yang menjadi batasan pekerjaan Pemkab masa kepemimpinan Indra Mukhlis dan mana pekerjaan yang akan dilanjutkan oleh Bupati Wardan.
Selama ini, tambah Iwan, Pemkab terkesan hanya menunggu dan menunggu hasil audit lembaga pemeriksa keuangan saja. "Pemkab sebaiknya segera mempertanyakan ke lembaga yang berwenang sejauh mana hasil auditnya. Jangan sampai Pemkab menjadi kambing hitam dengan persoalan ini karena menjadi sorotan dan terkesan tidak mau melanjutkan pembangunan mega proyek tersebut," kata politisi muda PKB Inhil ini.
Upaya untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi sehingga hasil audit BPK belum selesai, Komisi III DPRD Inhil dalam waktu dekat ini akan mengagendakan bertemu BPK untuk berkonsultasi terkait sejauh mana hasil audit yang sudah dilakukan.
Dewan juga akan mendesak BPK segera menyelesaikan audit mega proyek multiyear seperti pembangunan gedung UNISI, Islamic Center, dan pembangunan highway Tempuling Mandah.
"Jika audit sudah selesai, maka tidak ada alasan pemerintah untuk tidak melanjutkan pembangunan proyek yang menelan anggaran ratusan miliar ini. Kalau hanya menunggu, Sampai kapan bisa selesai," tukas Iwan Taruna.(san).
Share
Berita Terkait
Komisi I DPRD Inhil Turut Hadiri Pertemuan Pemkab dengan Wapres RI
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Ketua Komisi I DPRD Inhil, Yusuf Said, turut serta dalam pertemuan antara Pemkab Inhil dengan Wapres Jusuf Kalla pada Rabu (19/07/2017) kema
Komisi III DPRD Inhil Harapkan Ratio Elektrifikasi Meningkat
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN- Komisi III DPRD Inhil terus berjuang agar Ratio Elektrifikasi yang saat ini masih sangat rendah di Inhil bisa terus meningkat hingga seluruh masyar
Iwan Taruna : Masih Ada Hutang Pemkab Kepada Rekanan
RIAUONE.COM, INDRAGIRI HILIR- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), untuk segera melunasi h
Raus Walid Terpilih Sebagai Ketua BK DPRD Inhil
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Usai dibacakannya keputusan pengesahan susunan pimpinan dan keanggotaan Alat Kelengakapan Dewan (AKD), pada Rapat Paripurna ke-3 masa persidangan
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










