Selasa, 14 Februari 2017 07:57:00
1.798 TPS di Pekanbaru dijaga Pasukan Gabungan
PEKANBARU - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pekanbaru bakal dijaga ketat 1.159 personil gabungan TNI/Polri. Para personil ini ditugaskan melakukan pengamanan di 1.798 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Hal ini terungkap dalam apel gelar pasukan pengamanan Pilkada 2017 Walikota Pekanbaru, Senin (13/2/2017). Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Edwar Sanger berharap seluruh rangkaian tahapan Pilkada, termasuk pemungutan suara hingga penghitungan jumlah suara berjalan dengan lancar.
"Sejauh ini situasi di Pekanbaru aman. Situasi seperti ini dapat dipertahankan hingga walikota dan wakil walikota terpilih dilantik,"ujar Sanger.
Sementara Komandan Kodim 0301/Pekanbaru, Letkol Inf Tunjung Setiabudi, mengatakan bahwa khusus pasukan TNI yang akan diturunkan sebanyak 315 personil, termasuk Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Batalyon. Tiap-tiap TPS sudah bekerjasama dengan Polri untuk pengamanan.
"Secara keseluruhan, personil gabungan TNI dan Polri yang mengamankan Pilkada 2017 sebanyak 1.159 orang. Terdiri dari 315 personil Kodim 0301/Pekanbaru dan 844 personil Polresta Pekanbaru,"kata Letkol Inf Tunjung, Senin (13/2/2017).
Jumlah tersebut belum termasuk personil Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru yang sebelumnya siap untuk mengerahkan 600 personel.
Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto mengatakan seluruh personel gabungan hari ini mulai bergerak. Mereka telah ditugaskan mulai dari pengamanan pengiriman logistik hingga penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang hingga hari ini masih terlihat terpasang di pinggiran jalan.
"Seluruhnya sudah mulai 'insert' (masuk) bekerjasama dengan seluruh pihak, yang memang kegiatannya dalam masa tenang. Termasuk pencabutan APK,"ujarnya. (mcr/abu).
Share
Berita Terkait
Komentar





