Sabtu, 21 Januari 2017 17:07:00
Beberapa Lembaga Survei Tidak Independen, Pesanan?
JAKARTA ,- Beberapa lembaga survei, menurut Direktur Lembaga Survei Poltracking Hanta Yuda bekerja tidak independen dalam riset mereka.
Dia menyebut, lembaga riset tersebut sering dijadikan alat propaganda politik.
Tujuannnya, untuk mempengaruhi opini masyarakat, termasuk yang terjadi di Pilkada DKI. "Ini saya rasa sudah beberapa kali terjadi ya," kata Hanta dalam diskusi "Antara Survei dan Realita" di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/1/2017).
Hal itu, kata dia, terjadi karena ada lembaga survei yang justru bekerja sama dengan salah satu calon. "Ini yang rawan sekali," imbuhnya.
Di sisi lain, dia pun khawatir dengan melakukan kerja sama bersama salah satu pasangan calon, lembaga survei tersebut malah melakukan pergantian data hanya untuk pesanan dari calon peminta. (rp/roc).
Share
Berita Terkait
SIAM PARAGON BANGKOK WATCH WEEK 2026: OPENING CEREMONY A Night Celebrating Watch Culture
Issuer: Siam Paragon
Boehringer Ingelheim and WHO Foundation launch global collaboration to close the gap in obesity and metabolic health
Descartes Expands AI Innovation with Agent that Helps Reduce Global Trade Data Research and Analysis Time by Up to 90%
Descartes Datamyne AI Agent draws on data spanning 230 markets with more than 500 milli
RIOCOCO Opens Sri Lanka's Largest Single Coco Coir Production Facility
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










