Senin, 02 Juli 2018 07:47:00
Harga Bawang Lokal Anjlok, Hayo Sweeping Mafia Dan Importir
Nasional, - Anjloknya harga bawang lokal terjadi oleh serbuan produk palsu impor. Anggota DPR, Firman Soebagyo menilai para mafia impor pangan sudah keterlaluan.
"Kita sangat prihatin, dengan berbagai modus operandi para mafia atau importir pangan yang selalu membayang-bayangi rasa kecemasan masyarakat dan petani kita," tutur mantan pimpinan Komisi IV DPR ini.
Legislator dari Partai Golkar ini mengatakan, perilaku mafia dan importir seperti itu sudah sangat tidak layak untuk diberikan toleransi.
Dia pun menyerukan agar aparat penegak hukum segera bertindak dengan tegas kepada para mafia dan inportir seperti itu.
"Sudah sangat tidak layak untuk diberikan toleransi, apalagi pengecualian dalam proses dan penegakan hukum," ujarnya.
Firman membeberkan, tindakan pemalsuan jenis dan memasukkan produk komoditi pangan jelas bertentangan deng UU hortikultura, UU Pangan dan UU Perlindungan Pemberdayaan Petani.
"Di masing-masing UU itu secara jelas juga mengatur sanksi pidananya," ujarnya.
Oleh karena itu, Firman yang juga pemerhati pertanian dan petani meminta Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan lembaga lainnya tidak berdiam diri, harus menyikapi persoalan pelanggaran hukum ini.
"Jangan hanya kenceng untuk menyikapi isu pertembakuan dan sawit saja loh. Karena bawang palsu ini adalah menyangkut dan mengganggu hak hidup masyarakat, kususnya petani," ujar Firman.
Firman Soebagyo juga meminta Kementerian Perdagangan jangan seolah-olah tidak mau tahu bahwa perilaku mafia pangan ini melanggar hukum.
"Kalau perlu, lakukan sweeping bersama aparatur penegak hukum lainnya ke pasar-pasar dan memusnahkannya, karena bawang palsu tersebut sudah masuk ke pasar-pasar loh," pungkasnya. [rmol/*].
Share
Berita Terkait
Sambang Peternakan Warga Jelang Idul Adha, Polsek Kelayang Dukung Ketahanan Pangan Nasional
RIAUONE, Inhu - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jajaran Polsek Kelayang kembali melaksanakan kegiatan sambang ke peternakan milik warga di Desa Dus
Google Cloud Security Menggunakan Platform Instruqt untuk Melatih Lebih dari 150 Praktisi tentang AI Agentik pada Google Next 2026
Rainforest Tea Culture from Wuzhishan, China, Debuts in Rome
Antichi Cammini d'Italia: an integrated initiative to enhance five major pilgrimage routes through Lazio
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified






