• Home
  • Politik
  • Partai NasDem mengumumkan tiga bakal Capres Salah satunya Andika Perkasa, Berukut Profil-nya
Sabtu, 18 Juni 2022 17:20:00

Partai NasDem mengumumkan tiga bakal Capres Salah satunya Andika Perkasa, Berukut Profil-nya

F/ant

NASIONAL, POLITIK, - Pada Jumat, 17 Juni 2022, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengumumkan tiga bakal calon presiden yang akan diusung oleh Partai Nasdem. Salah satunya adalah Andika Perkasa. Bagaimana profil Andika Perkasa itu?

Andika memang bukan satu-satunya orang yang diusung Partai Nasdem. Namun menarik untuk diketahui latar belakang dan profil Andika Perkasa sehingga disebutkan oleh Nasdem menjadi bakal capres.

Pengumuman disampaikan pada penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat. Surya Paloh menyebutkan tiga nama, antara lain: Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Andika Perkasa.

Profil Andika Perkasa saat ini menarik perhatian, karena ia satu-satunya yang berasal dari kalangan TNI. Sementara dua yang lain saat ini masih aktif di dunia politik dan menjabat sebagai kepala daerah. Siapa Andika Perkasa sebenarnya? Silahkan simak informasinya di bawah ini.

Informasi Umum

Profil Andika Perkasa secara umum yakni seorang Jenderal TNI Muhammad Andika Perkasa. Ia lahir dengan nama Fransiskus Xaverius Emanuel Andika Perkasa pada 21 Desember 1064.

Ia merupakan seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Ia menjabat sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia sejak 17 November 2021. Ia menggantikan Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI Indonesia. 

Latar Belakang Pendidikan Andika Perkasa 

Andika Perkasa pernah menempuh pendidikan di beragam universitas untuk pendidikan srata 2 dan tiga. Berikut universitas dan lembaga pendidikan resmi militer yang menjadi tempat Andika Perkasa mengelola pola pikir dan kemampuan militernya. 

The Military College of Vermont, Norwich University, Northfield, Vermont, Amerika Serikat (1999)

National War College, National Defense University, Washington D.C., Amerika Serikat (2003)

Harvard University, Massachusetts, Amerika Serikat (2004)

The Trachtenberg School of Public Policy and Public Administration, The George Washington University, Washington D.C., AS (2005)

Akademi Militer (1987)

Sesarcab Infanteri

Pendidikan Komando

Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) (Lulusan Terbaik Susreg XXXVII 1999/2000)

Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI)

Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI)

Adapun mengenai jejak karier profil Andika Perkasa adalah sebagai berikut:

Perwira pertama infanteri di jajaran korps baret merah (Kopassus) Grup 2 /Para Komando dan Satuan-81 /Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus selama 12 tahun

Bertugas di Kopassus sebagai Komandan Batalyon 32/Apta Sandhi Prayuda Utama, Grup 3/Sandhi Yudha

Perwira menengah (pamen) pada kepangkatan Kolonel (Inf.) bertugas sebagai Sespri Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam Jaya/Jayakarta di Jakarta, Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera Kodam I/Bukit Barisan berkedudukan di Kota Sibolga, Provinsi Sumatra Utara

Dipromosikan ke jabatan perwira tinggi (pati) dengan pangkat Brigadir Jenderal TNI berdinas sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI-AD (Kadispenad), Jakarta pada tanggal 25 November 2013 berdasarkan Keputusan Panglima TNI No. Kep/871/XI/2013 tanggal 8 November 2013.

Panglima Tentara Nasional Indonesia, menggantikan Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa purna tugas

Skandal Karier Andika Perkasa

Jenderal TNI Andika Perkasa secara khusus tidak ditemukan keterlibatannya pada skandal sebagai tersangka melainkan mengungkap adanya penyelewengan penggunaan anggaran operasional pendidikan di Angkatan Darat. Hal itu terjadi ketika ia menjabat sebagai Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Andika Perkasa.

Laporan skandal itu didapatkannya dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Angkatan Darat. Penggunaan anggaran yang janggal terdapat pada anggaran Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikurbaif) dan Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri (Dikjurtaif) Gelombang II Tahun Anggaran 2020.

Kejanggalan ditemukan pada tiap Depo Pendidikan Latihan dan Pertempuran (Dokdiklatpur) di seluruh Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam). Penyelewengan berbentuk pemotongan gaji siswa dan digunakan oknum untuk kepentingan pribadi. Konsekuensinya, Jenderal TNI Andika Perkasa menindak tegas dengan cara seluruh oknum diwajibkan mengembalikan semua uang yang mereka ambil. 

Demikian itu informasi profil Andika Perkasa, bakal capres Nasdem. Semoga informasi di atas dapat membantu Anda. Demikian melansir Suara. (*). 

Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2022 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified