Kamis, 23 Agustus 2018 07:43:00
Pemuda Pancasila di Riau Ancam Segel Bandara Soal #2019GantiPresiden
PEKANBARU, RIAU, -- Pemuda Pancasila Provinsi Riau mengancam akan menyegel bandar udara terkait rencana penyelenggaraan deklarasi #2019gantipresiden. Rencana kegiatan deklarasi itu akan diselenggarakan di Kota Pekanbaru akhir pekan mendatang.
"Kami minta polisi tidak berikan izin. Apabila diberikan izin, Bandara akan kami segel, akan kami tutup," kata Wadankoti Mahatidana Pemuda Pancasila Riau, Renaldi usai menyampaikan aspirasinya di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Selasa (21/8).
Deklarasi 2019 ganti presiden rencananya akan digelar di Kota Pekanbaru pada 26 Agustus mendatang. Sejumlah tokoh nasional seperti Neno Warisman hingga Ahmad Dhani rencananya akan hadir dalam kegiatan tersebut.
Renaldi mengatakan jika Polda Riau tetap memberikan izin kegiatan tersebut, maka Pemuda Pancasila akan bermalam di bandara. Ini supaya para pegiat ganti presiden yakni Neno Warisman dan Ahmad Dhani tak bisa keluar.
Lebih jauh, ia menjelaskan penyelenggaraan deklarasi 2019 ganti presiden hanya akan memecah belah masyarakat Provinsi Riau, yang sejauh ini ia nilai sudah sangat kondusif.
Dia mengaku tidak mempermasalahkan siapapun nanti presiden terpilih. Namun menurut dia kegiatan deklarasi ganti presiden yang akan digelar tersebut tidak pada waktu yang tepat.
Pada kesempatan yang sama, penolakan juga muncul dari Ikatan Keluarga Nias Riau yang diwakili oleh Sefianus Zai. Zai yang pada saat bersamaan juga mendatangi Polda Riau bersama Pemuda Pancasila menilai bahwa kegiatan tersebut sarat muatan politis dan melanggar aturan berlaku.
"Ini kan belum masa kampanye dan sarat muatan politis. Kami khawatir terjadi gesekan di masyarakat," ujarnya.
Selain dua ormas diatas, pada waktu yang sama penolakan juga dilakukan oleh beberapa orang yang mengaku mahasiswa. Penolakan itu dilakukan dengan aksi demonstrasi di pintu masuk Mapolda Riau.
Kepolisian Daerah Riau sendiri hingga kini menyatakan belum menerbitkan izin penyelenggaraan deklarasi #2019gantipresiden.
"Masih kita evaluasi dan pertimbangkan. Nanti kita putuskan apakah diberi izin atau tidak. Atau sekadar menerima pemberitahuan dari mereka bahwa mereka akan melakukan kegiatan," kata Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Riau, Kombes Pol Trijan Faisal
Sumber : Antara
Share
Berita Terkait
Green SM Begins Pilot Operations In The Netherlands, Further Expanding Its Presence In Europe
Issuer: Green SM
Amari Koh Samui and OZO Chaweng Samui invite active travellers to fill their trip with more of the experiences they love
Issuer: ONYX Hospitality Group
QUORRA X5 Makes Its Global Debut at REHACARE International 2026 in Germany
Monaco Smart and sustainable marina awards
Monaco awards technologies driving the future of sustainable marinas
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










