• Home
  • Politik
  • Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Sesalkan Kampanye Hitam ke Sandiaga
Rabu, 26 September 2018 08:24:00

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Sesalkan Kampanye Hitam ke Sandiaga

Sandi dan Dahnil.
TKN Jokowi-Ma'ruf meminta polisi menyelidiki kampanye hitam ke Sandiaga Uno.
 
NASIONAL, POLITIK,  -- Juru bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, mendukung polisi melakukan penyelidikan terhadap kemunculan situs skandal Sandiaga Uno. Menurutnya, keberadaan media sosial harus dipergunakan untuk hal-hal yang positif dan bukan untuk menyerang pribadi seseorang.
 
"Kita mendukung terhadap upaya (penegakan hukum) yang melakukan kampanye hitam, apalagi jelas bahwa media sosial harus dipergunakan sebaik-baiknya untuk hal yang positif," ujar Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/9).
 
Koalisi Indonesia Kerja, menurutnya, menyesalkan pihak-pihak yang menggunakan kampanye hitam dalam Pilpres 2019. Hal itu pun, ia menilai, merusak semangat kampanye berkualitas yang sudah dicita-citakan semua pihak.
 
"Tentu kami sangat menyesalkan jika ada pihak-pihak yang mencoba melakukan menodai atau mencederai proses kampanye damai, kampanye beradab, kampanye yang berkualitas," katanya.
 
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengecam kemunculan situs Skandal Sandiaga. Menurutnya, laman Skandal Sandiaga hanya menyebarkan kabar bohong dan fitnah yang bertujuan mencemarkan nama baik Sandiaga Uno.
 
Dahnil mengatakan, Koalisi Indonesia Adil Makmur (KIAM) menyesalkan masih ada yang menebar hoaks dan fitnah pada kampanye Pilpres 2019. Padahal, ia mengatakan, ajakan menyambut pemilu dengan gembira telah berkali-kali diutarakan, termasuk oleh capres pejawat Joko Widodo.
 
"Namun, sayangnya masih ada yang berusaha melakukan fitnah terhadap lawan politik Pak Jokowi, yakni Bang Sandi,” ujar Dahnil Anzar saat dihubungi, Selasa (25/9).
 
Dahnil pun meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) segera memblokir situs yang dimaksud. Dia juga mendesak kepolisian agar menegakkan keadilan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.
 
“Kami menagih janji Kapolri RI (Jenderal Tito Karnavian) yang menyatakan akan menindak tegas siapa saja yang menebar fitnah dan kebencian,” katanya. (*).
sumber: republika.
Share
Berita Terkait
  • 22 jam lalu

    GrabSteel Enters into Committed Equity Facility of up to US$100 Million with White Lion Capital

    Johor steel distributor, built to US$28 million without outside equity, arranges its fi
  • 22 jam lalu

    Monaco Smart and sustainable marina: From Egypt to Hong Kong, global marina projects look to Monaco

    The 6th Monaco Smart & Sustainable Marina Rendezvous
  • 23 jam lalu

    Engineered for Confidence: FREELANDER 8 Brings Intelligent Technology to Diverse All-Terrain Conditions


    SHANGHAI, Sept. 24, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- FREELANDER today highlighted th
  •