Sabtu, 08 September 2018 07:14:00
Zulkifli Hasan PAN Ikuti Jejak Sandi Tukar Dolar ke Rupiah
NASIONAL, -- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan berencana mengikuti jejak bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menukarkan uang dolar Amerika Serikat (AS) miliknya ke rupiah.
Penukaran mata uang dolar AS itu, kata Zulhas, untuk membantu negara yang kesulitan mengerek nilai tukar rupiah.
"Ya seadanya ya," kata Zulhas tanpa menyebut jumlah dolar AS yang akan ditukar, di rumah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Jakarta, Jumat (7/9).
Saat didesak berapa dolar AS yang akan dirinya tukar, Zulhas enggan menyebutkan. Ketua Umum MPR itu justru bertanya balik kepada awak media apakah juga memiliki dolar AS.
"Kalau anda (punya) berapa banyak? Adalah pokoknya ya," ujarnya.
Melihat lembar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Zulhas, ia tercatat memiliki total kekayaan sejumlah Rp24 miliar dan US$50 ribu. Zulhas terakhir melaporkan kekayaannya pada 14 November 2014.
Belum lama ini, bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno mengungkap bahwa dia telah mengonversi 35 persen dolar AS miliknya untuk membantu menaikkan nilar tukar rupiah.
"Saya udah mengkonversi simpanan saya ke rupiah, ini waktunya sama-sama membela negara," kata Sandi.
Zulhas melanjutkan dirinya hadir ke rumah Prabowo untuk menghadiri pertemuan partai koalisi pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurutnya, dalam pertemuan sore ini akan dibahas masalah ekonomi serta politik terkini.
Mantan Menteri Kehutanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyebut masalah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga akan menjadi materi pembahasan partai koalisi Prabowo-Sandi.
"Yang paling penting, sekarang rupiah dululah. Kalau sudah rupiah kami merah putih, bela negara ya," ujarnya.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap aksi tukar dolar AS ke rupiah jangan menjadi ajang mencari popularitas.
Luhut juga meminta agar isu nilai tukar rupiah tak dipolitisasi. Sebab, dampaknya akan meluas pada rakyat kecil. Dia bahkan menyebut politisasi nilai tukar rupiah adalah bentuk pengkhianatan kepada negara. (cnn/ind).
Share
Berita Terkait
TP recognized as a Visionary Leader for innovation and growth in Frost & Sullivan's 2026 Frost Radar for Customer Experience Management Services in Asia-Pacific
SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 6 August 2026 - Global digital business services
Copenhagen Infrastructure Partners reaches financial close and starts construction on its first project in Mexico
The project, La Esperanza Solar, is one of Mexico's largest combined solar and bat
Syncron Signals Strong Mid-Year Momentum Across Global Partner Ecosystem to Drive Aftermarket Transformation
Expanded country coverage, technical co-delivery, and AWS milestones strengthen Syncron's ability to support manufacturers worldwide.
KAYTUS Delivers a 400-Rack High-Density Air-Cooled Compute Cluster Within 72 Days, Cutting Deployment Time by 60%
Powering the rapid launch of a Japanese AI data center, while directly addressing the c
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










