• Home
  • Riau Raya
  • DPPKAD Meranti Pelajari Sistem Pembayaran Beasiswa Tahun 2015
Selasa, 26 Mei 2015 14:27:00

DPPKAD Meranti Pelajari Sistem Pembayaran Beasiswa Tahun 2015

Kepala DPPKAD Kepulauan Meranti Bambang Suprianto
MERANTI, RIAUONE.COM - Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kepulauan Meranti mempelajari sistem pembayaran beasiswa tahun 2015.
 
Ini dilakukan agar pembayaran beasiswa itu lebih efektif, mengingat banyaknya mahasiswa Meranti di luar daerah yang harus mengeluarkan banyak uang untuk kembali (mencairkan dana beasiswa) ke Meranti.
 
Sebelumnya, tahun 2014 lalu, beberapa mahasiswa asal Kepulauan Meranti yang kuliah di luar daerah, mengeluhkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mencairkan dana beasiswa. Mereka harus pulang ke Meranti yang harga tiket transportasi semakin lama semakin tinggi. Mahasiswa beranggapan, uang transportasi yang dikeluarkan itu sebenarnya sudah bisa dibayarkan ke uang kos atau untuk beberapa bulan makan selama menuntut ilmu.
 
Untuk itu, banyak pula mahasiswa mempertanyakan sistem pembayaran. Mereka menginginkan kalau bisa pembayaran dana beasiswa itu bisa melalui rekening. Guna meminimalisir pembiayaan yang harus dikeluarkan mahasiswa andai nama mereka tercantum sebagai penerima beasiswa.
 
Menyikapi hal ini, Kepala DPPKAD Kepulauan Meranti Bambang Suprianto SE MM ketika ditemui, Selasa menilai masukan dari mahasiswa tersebut sangat baik. Namun, kata Bambang pula, ada kelemahan dan ada kelebihan andai penyaluran beasiswa harus melalui rekening masing-masing mahasiswa.
 
"Banyak yang harus dilengkapi andai pakai rekening. Mereka harus membuat surat pengesahan dari Bank bahwa itu benar rekening mahasiswa bersangkutan. Terkadang ada yang menggunakan rekening teman atau saudaranya, ini nanti menghambat penyaluran dana beasiswa. Tapi kelebihannya memang penyaluran itu lebih cepat dan efektif," kata Bambang.
 
Ditambahkan Bambang, tidak menutup kemungkinan pula mereka akan membayar secara beregu. Dicontohkan, misal ada puluhan mahasiswa asal Meranti yang kuliah di Pekanbaru, maka pembayarannya bisa dilakukan di Pekanbaru. Ada mahasiswa asal Meranti kuliah di Jakarta, Bandung, Surabaya, mungkin pembayarannya bisa dilakukan di suatu kota, namun tidak bisa secara serentak.
 
"Usulan ini tetap kita sikapi. Nanti kita pelajari dulu seperti apa penyaluran itu agar lebih efektif. Namun, sesuai Perbup untuk dana dibawah Rp5 juta bisa dibayarkan secara langsung (tanpa melalui rekening, red)," tambah Bambang lagi.
 
Sekedar informasi, sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah membuka kesempatan mahasiswa asal Meranti untuk mengajukan permohonan beasiswa tahun 2015. Pemkab mengalokasikan anggaran untuk beasiswa ini sebesar lebih kurang Rp6 miliar.
 
Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kepulauan Meranti, Rosdaner, menurut Rosdaner, tahun ini sekitar Rp6 miliar dianggarkan untuk beasiswa mahasiswa asal Kepulauan Meranti.Syarat dan ketentuan untuk pengajuan beasiswa ini pula disampaikan Rosdaner, telah diumumkan.
"Kita telah umumkan. Nanti Kesra hanya menverifikasi berkas saja, teknisnya di Dispenda," kata Rosdaner.
 
Pantauan di lapangan, pengumuman beasiswa dengan nomor: 400/Kesra/IV/2015/009 tentang bantuan kepada mahasiswa tidak mampu berprestasi dan mahasiswa tidak mampu yang sedang menyelesaikan tugas akhir itu banyak terdapat di tempat percetakan dan beberapa tempat umum lainnya. Dari pengumuman itu, terlihat bahwa permohonan untuk mendapatkan beasiswa itu dikirim paling lambat tanggal 08 Juli 2015 dengan cap dan stempel pos. (mas)
Share
Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Unlock a citywide Halloween celebration as spooky attractions and haunting nightlife take over this October

    Unlock a citywide Halloween celebration as spooky attractions and haunting nightlife take over this October 2026

  • 2 tahun lalu

    Naik Lagi, Minyakita Mahal & Langka Usai HET Naik, Zulhas Buka Suara


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  kemarin

    Green SM launches electric motorbike service in Indonesia, marking its first international market

  • 2
    Kilas Global  kemarin

    "Beijing Declaration on Natural Diamonds and Sustainable Development" Signed in Beijing, Ushering in a New Chapter for China-Africa Natural Diamond Industry Cooperation

  • 3
    Kilas Global  5 hari lalu

    Circle Cardiovascular Imaging Ready to Help Heart Teams Meet the Next Era of TAVR as CMS Finalizes Expanded Medicare Coverage

  • 4
    Kilas Global  kemarin

    FloQast Introduces New AI Accounting Innovations at TakeControl 2026 and Names COSO Chair Lucia Wind as SVP of Risk & Audit Advisory

  • 5
    Kilas Global  4 hari lalu

    Azbil to Showcase Building Automation Solutions as a Gold Sponsor at Data Centre World Asia 2026

  • 6
    Kilas Global  5 hari lalu

    Green GSM Philippines to host its largest-ever driver partner festival, leading the green transition

  • 7
    Kilas Global  4 hari lalu

    ABB Bank Completes Acquisition of a Controlling Stake in Davr Bank

  • 8
    Kilas Global  kemarin

    Boehringer Ingelheim launches PED Essentials, an online learning resource that gives patients a stronger voice

  • 9
    Kilas Global  kemarin

    System-Level Modeling and Agentic AI Take the Spotlight in COMSOL Multiphysics Version 2027

  • 10
    Kilas Global  4 hari lalu

    Curium announces FDA approval of BEXLUTRY lutetium Lu 177 dotatate injection for adults with SSTR-positive GEP-NETs

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified