• Home
  • Riau Raya
  • Komisi E DPRD Riau Tinjau Ruas Jalan Lipat Kain-Lubuk Agung, Kabupaten Kampar
Senin, 01 Desember 2014 07:11:00

Komisi E DPRD Riau Tinjau Ruas Jalan Lipat Kain-Lubuk Agung, Kabupaten Kampar

kondisi jalan di provinsi riau. (ist)
riauonecom, Pekanbaru, - Komisi E DPRD Riau meninjau ruas jalan Lipat Kain-Lubuk Agung, Kabupaten Kampar, hingga perbatasan Sumatera Barat yang kondisinya rusak parah sehingga membuat masyarakat di 16 desa terisolir.
 
"Kita merasa sangat prihatin ternyata di Riau yang terkenal sebagai provinsi kaya ini masih ada daerah yang sangat terisolir seperti ini. Jarak yang hanya 35 kilometer ini harus ditempuh selama 3,5 jam oleh masyarakat hanya untuk membeli sembako dan kebutuhan lainnya," kata Legislator Komisi E DPRD Riau, Adriyan usai melakukan kunjungan ke ruas jalan itu di Pekanbaru, Minggu.
 
Kunjungan ini merupakan jawaban atas aksi demonstrasi yang dilakukan oleh massa yang menamakan diri forum masyarakat marjinal (Geram) pada Kamis (27/11). Massa perwakilan masyarakat Kecamatan Kampar Kiri Hulu ini menuntut DPRD membantu memperjuangkan perbaikan ruas jalan rusak itu.
 
Dia mengatakan Komisi E DPRD Riau mengunjungi akses jalan menuju Desa Tanjung Karang dan 15 desa lainnya. Dalam perjalanannya anggota dewan ini melihat lagsung kondisi jalan yang rusak parah ditambah kondisi alam jalan menanjak dan berkelok tajam.
 
Dalam kesempatan itu, Adriyan yang pergi bersama anggota Komisi E lainnya yakni Sugeng Pranoto disambut Kepala Desa Tanjung Karang, Bustanuddin. Kades kemudian menyampaikan permohonan perbaikan jalan mulai dari Desa Selayar-Desa Lubuk Agung-Perbatasan Sumbar sepanjang 50 km.
 
"Jalan ini adalah satu satunya akses kami dengan 15 desa lainnya untuk ke Lipat Kain dan merupakan urat nadi perekonomian kami di sini. Oleh karena itu kami sangat mengharapkan dewan yang sudah melihat kondisi desa kami untuk memperjuangkan permintaan kami, termasuk listrik dan yang lainya," kata Kades.
 
Permintaan lainnya adalah agar pemerinah segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) mini, pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan penambahan tenaga medis.
 
Dalam kunjungan itu, Komisi E juga mengajak mitra kerjannya, yakni dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB), dan Dinas Sosial Riau sambil mengantarkan bantuan untuk masyarakat di sana. (ant/roc)
Share
Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Kloter 09 BTH Gabungan Bengkalis dan Pekanbaru Menuju Batam tanggal 30 April 2026

    BENGKALIS, - Kloter 09 BTH Gabungan Calon Jemaah Haji Bengkalis dan Pekanbaru Menuju Ba
  • 3 bulan lalu

    Riau, Kabupaten PENGHASIL MIGAS Ini Kerisis BBM, Hampir 1 Pulau ini tidak ada BBM "Ibarat Ayam Mati di Lumbung Padi"

    BENGKALIS, - Beberapa pekan ini, tidak menentu kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis
  • 3 bulan lalu

    Platform Penyimpanan Energi Kingdom yang Didukung oleh Stonepeak Menandatangani Fasilitas Pembiayaan Proyek Pertama

    SINGAPURA, April 07, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Kingdom, platform sistem pe
  • 4 bulan lalu

    Hong Kong Tech "Proposed with a Ring" and Won Third Place at MedTech Innovation World Cup 2026


    HONG KONG SAR - 6 March 2026 - Hong Kong Science and Technology Parks Corporation (HKSTP) congratulates the win of United Sensing & MediTe
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified