• Home
  • Riau Raya
  • SMS pertama Kami Lulus, Tetapi SMS kedua, berisi pemberitahuan yang ternyata kami tidak lulus,''
Senin, 15 Agustus 2016 17:42:00

Tes Panwascam

SMS pertama Kami Lulus, Tetapi SMS kedua, berisi pemberitahuan yang ternyata kami tidak lulus,''

PEKANBARU- PEKANBARU-Puluhan peserta tes tertulis calon Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) se Kota Pekanbaru mendatangi, Senin (15/8/16) siang, mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau.
 
Mereka mempertanyakan isi SMS yang dikirim pihak Kelompok Kerja (Pokja) Panitia Seleksi Panwaslu Kota Pekanbaru yang berisikan pemberitahuan tentang kelulusan tes tertulis yang berlangsung Jumat (12/8/16) lalu.
 
Pada SMS pertama yang mereka terima berisikan ucapan selamat atas kelulusan tes tertulis. Tetapi beberapa menit berselang, datang lagi SMS yang menganulir isi SMS pertama.
 
"Kami merasa dipermainkan dan dipermalukan. SMS pertama yang kami terima berisi ucapan seolah olah kami menang dalam tes tertulis kemarin. Tetapi SMS kedua, berisi pemberitahuan yang ternyata kami tidak lulus,'' tutur Arul, salah seorang peserta tes tertulis calon Panwascam.
 
Menanggapi hal itu, Ketua Panwaslu Kota Pekanbaru Indra Khalid Nasution yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, membenarkan adanya human error dari stafnya.
 
"Itu memang human error murni dari staf kita. Kita sudah mengadakan pleno pada Sabtu malam. Selesai pleno, nama nama yang lulus (tes tertulis) sudah kita tempelkan di Sekretariat. Ada sebanyak 72 orang,'' katanya mengklarifikasi.
 
Besoknya, tambah Indra, hari Ahad (14/8/16). Staf Panwaslu Pekanbaru melihat sedikit orang yang melihat pengumuman itu, dikarenakan hari libur. Untuk membantu mereka yang telah lulus tes tertulis lalu berinisiatif memberitahukan kelulusan itu melalui SMS kepada para calon.
 
"Kita punya sistem bekerjasama dengan Telkomsel. Tinggal men-check-list nomor nomor yang akan dikirim SMS. Nanti Telkomsel lah yang mengirim ke nomor nomor tersebut. Jadi ada dua folder di komputer. Yang pertama, folder yang berisi nomor telepon semua calon peserta Panwascam se Kota Pekanbaru. Satu folder lagi berisi nomor 72 calon PanwascaM yang lulus seleksi tes tertulis,'' terangnya. 
 
Maksud Pokja awalnya, imbuh Indra, mengirim ke nama nama peserta yang lulus seleksi tertulis. Namun ternyata terkirim ke nama nama yang ada di folder pertama.
 
"Makanya semua calon peserta Panwascam se Kota Pekanbaru akhirnya menerima SMS berisi pemberitahuan kelulusan seleksi tertulis. Setelah sadar, kita anulir lagi SMS tersebut,'' ucapnya.
 
Adanya protesnya tersebut, Ketua Panwaslu Kota Pekanbaru menegaskan tidak akan berpengaruh terhadap tahapan Pemilihan Walikota Pekanbaru periode 2017-2022, yang akan digelar bulan Perbuari tahun depan.*** (rtc/Abu)
 
Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified