Rabu, 05 Oktober 2016 12:00:00
Anggaran Ketat, Mendagri Tolak Usulan Pembentukan Daerah Otonomi Baru
JAKARTA -- Dengan alasan faktor keuangan, pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta maaf terhadap aspirasi yang muncul di sejumlah daerah untuk mengajukan usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), karena pemerintah belum bisa menindaklanjuti usulan tersebut.
“Kami sampaikan mohon maaf bahwa pemerintah belum bisa menindaklanjuti aspirasi mengenai usulan DOB maupun persiapannya,” kata Tjahjo dalam rapat bersama dengan Mensesneg, Seskab, Menteri PAN RB dan Kepala Staf Presiden dengan Komisi II, di Jakarta, Senin (3/10/2016) siang.
Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman itu Mendagri mengemukakan, saat ini sudah ada 213 usulan pembentukan DOB. Ia menegaskan, meskipun tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), namun pembentukan DOB itu akan membebani daerah induk. Padahal, lanjut Tjahjo, daerah-daerah sedang melakukan pengetatan anggaran sehingga tidak memungkinkan apabila anggarannya dipotong untuk DOB.
“Daerah induk tidak mungkin dipotong lagi, dengan penghematan ini kemudian penundaan program yang harusnya akhir tahun akan masih dipersiapkan tahun depan tidak mungkin dipotong untuk membiayai Daerah persiapan,” jelas Tjahjo.
Karena daerah sedang mengetatkan anggarannya, menurut Mendagri, maka tidak mungkin satu kabupaten/kota dipecah lagi lalu anggaran induk dibagi dua. Karena itu, kalau ada pengajuan DOB maka akan mengajukan anggaran baru sedangkan kondisi fiskal dalam negeri sedang melakukan pengetatan dan efisiensi.
Mendagri berharap ke depannya, tahun depan nantinya perekonomian Indonesia semakin membaik sehingga DOB ini dapat direalisasikan.
“Saya kira kita berdoa perekonomian tahun depan semakin baik, kemudian daerah persiapan otonomi baru yang kita rapatkan sudah tiga kali bersama dengan bapak wakil presiden bisa disepakati,” tutup Tjahjo. (*).
surce: setgab.
Share
Berita Terkait
Johan Luruskan Prihal Tudingan Anggota DPD RI kepada Bupati Bengkalis terkait DOB
BENGKALIS, RIAU, – Kepala Bagian Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri, mengatakan, semua pihak diharapkan komprehensif dan transparan dalam memberikan segal
Mendagri Masih Menunggu Sinyal Dari Presiden Untuk Umumkan Sekda Riau
PEKANBARU, RIAU, - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) masih saja belum mengumumkan satu nama Sekretaris Daerah Provinsi Riau yang sebelumnya telah diusulkan Tim Penilai Akhir
Mendagri minta KDH dan Wakil-nya Akur
JAKARTA, NUSANTARA, -- Meskipun sebelum, saat pencalonan, sampai dengan terpilih satu perahu, seiya sekata, 'engkaulah bulan, engkaulah bintang', namun tidak sediki
Mendagri Sebut Petahana yang Maju Pilkada Harus Berhenti bukan Cuti
ROHIL, RIAU, - Kepala daerah yang masih menjabat (petahana) dan bakal mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada) perlu mengundurkan diri. Hal ini untuk memberikan keadilan
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified









