• Home
  • Riau Raya
  • Aparat Desa Mengikuti Pelatihan BP - SPAMS Program Pamsimas
Senin, 16 Mei 2016 23:25:00

Aparat Desa Mengikuti Pelatihan BP - SPAMS Program Pamsimas

Pengarahan Bupati Bengkalis pada acara pelatihan Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP-SPAMS) Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Senin (16/5/2016)
BENGKALIS, RIAU, - Sebanyak 8 orang Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa di kecamatan se-Kabupaten Bengkalis, dan 16 orang Kepala Desa/Lura dan 64 orang pengurus, mengikuti pelatihan Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP-SPAMS) Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
 
Pelatihan BP SPAMS Pansimas yang ditaja Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) yang dilaksanakan di ruang rapat lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Senin (16/5/2016), dibuka secara resmi Bupati Bengkalis Amril Mukminin.
 
Kepada peserta pelatihan, Amril mengingatkan, Pamsimas merupakan salah satu program dan aksi nyata pemerintah, baik pusat dan daerah dengan dukungan bank dunia, untuk meningkatkan penyediaan air minum, dan sanitasi.
 
"Serta, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lainnya yang ditularkan melalui air dan lingkungan," jelas Amril.
 
Tujuannya, sambung suami Kasmarni ini, untuk meningkatkan praktik pola hidup bersih dan sehat di masyarakat, meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses air minum dan sanitasi yang berkelanjutan.
 
"Kemudian, untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal, baik pemerintah daerah maupun masyarakat dalam penyelenggaraan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat, dan meningkatkan efektifitas dan kesinambungan jangka panjang pembangunan sarana dan prasarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat," imbuhnya.
 
Karenanya, kepada setiap BP SPAMS Pansimas selaku pengurus Amril berharap agar benar-benar dapat menjadi pemimpin, penggerak pemberdayaan masyarakat serta mengelola, mengoperasionalkan dan memelihara sarana air minum dan sanitasi di desanya masing-masing dengan baik.
 
"Intinya, melalui pelatihan BP SPAMS ini, sikap pesimis dalam mengelola air minum di desa, harus dapat diubah menjadi sikap yang optimis," pesan Amril.
 
Sementara, ketika menjawab wartawan, mantan Kepala Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir ini menjelaskan, bersama pembangunan insfrastruktur jalan, pembangunan insfrastruktur untuk pemenuhan air bersih ini menjadi salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Bengkalis dalam lima tahun ke depan.
 
"Airr bersih ini merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Makanya kita sudah tugaskan satuan kerja perangkat daerah terkait untuk menyusun rencana jangka panjang. Setidaknya untuk lima tahun ke depan, agar pemenuhan air bersih masyarakat di pedesaan dapat terpenuhi,"  pungkas Amril. (zar).
Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified