Kamis, 25 Desember 2014 19:02:00
Bawa Kayu Teki Ke Malaysia, Tiga Pelaut Asal Meranti Hilang
riauonecom, Selatpanjang, Meranti - Akibat angin kencang dan gelombang tinggi, kini kembali pelaut asal Kabupaten kepulauan Meranti menghilang. Pelaut yang berjumlah 3 orang itu berlayar dari Desa Topang Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti menuju Batu Pahat Johor, Malaysia, membawa kayu teki (kayu bakau, red).
Informasi ini disampaikan oleh salah seorang keluarga awak kapal, Drs Idris Syamsuddin, Kamis (25/12/14).
Idris menjelaskan, sebelumnya tiga warga yang terdiri dari dua warga Desa Topang, Izhar alias Jang Topang (44) dan Deni (24), serta seorang warga Kuala Merbau Iskandar (22) berlayar dari Desa Topang menuju Batu Pahat, Johor.
Diceritakannya, bahwa Ketiga pelaut asal Meranti ini memulakan perlayaran ke Malaysia menggunakan kapal kayu Liza Jaya GT VI (45 ton,
red), sejak Senin (22/12/14) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Kemudian, pada Selasa (23/12/14) pagi sekitar pukul 10:00 WIB, Iskandar menghubungi pihak keluarganya di Kuala Merbau untuk mengabarkan bahwa mereka waktu itu akan segera memasuki alur kapal tangker (laut lepas yang menjadi jalur pelayaran kapal-kapal tangker, red).
"Rupanya, setelah memberi kabar itu, ketiganya tidak lagi bisa dihubungi. Aturannya, jika kapal selamat dalam pelayaran, setelah 2-4 jam masuk alur kapal, pelaut itu akan tiba di Johor, ini sudah masuk hari Kamis, belum juga ada kabar berita. Kita kehilangan kontak dengan mereka," kata Idris cemas.
Atas kejadian ini, Idris yang merupakan kerabat Iskandar sangat berharap seandainya ketiga pelaut asal Kepulauan Meranti itu tertangkap oleh pihak keamanan di wilayah Indonesia, hendaklah diberi kesempatan berkomunikasi dengan pihak keluarga.
Jika memang terdampar akibat gelombang karena keadaan cuaca buruk, Idris juga berharap agar masyarakat setempat berbaik hati untuk menghubungi pihak keluarga agar menghilangkan rasa cemas yang sejak 2 hari ini menyelimuti keluarga di kampungnya.
"Bagi warga yang mengetahui keberadaan mereka (pelaut asal Meranti, red) ini, bisa menghubungi ke nomor ponsel saya di 085290824555,"
harap Idris. (mas)
Share
Berita Terkait
Wood Mackenzie: Middle East conflict reshapes growth, resilience and partnerships across the region's largest NOCs
Wood Mackenzie: Geopolitical supply shocks and AI power crunch collide across global base metals
LONDON/HOUSTON/SINGAPORE, Oct. 22, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- FOR IMMEDIATE RELEASE
Nordic American Tankers Ltd (NYSE: NAT) - The Hansson family now collectively own 12 million NAT shares
Tuesday October 6, 2026
Wood Mackenzie: Europe's Power Sector Hits 80% Zero-Carbon Generation by 2030, But Misses Its Own Renewables Target
LONDON/HOUSTON/SINGAPORE, Sept. 29, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- FOR IMMEDIATE RELEASE
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified









