• Home
  • Riau Raya
  • Dinas Penanaman Modal, pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja Kuansing Maksimalkan Promosi peluang Investasi, untuk Tingkatkan PAD
Rabu, 11 Oktober 2017 18:55:00

Advertorial

Dinas Penanaman Modal, pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja Kuansing Maksimalkan Promosi peluang Investasi, untuk Tingkatkan PAD

Sekretaris dinas Penanaman modal Infestasi pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja Kuansing
KUANSING,- Perkembangan pengurusan perizinan pada dinas penanaman modal, pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja Kabupaten Kuansing satu tahun terakhir terus di maksimalkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat ujar Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu  Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Kuansing Asnul, S.Pd melalui sekretaris Mardansyah,S.Sos MM kepada riauone.com Rabu (11/10/2017) di ruang kerjanya.
 
Lebih jauh Mardan menuturkan proses pengurusan ijin, pada saat ini  cukup memberikan kemudahan terhadap masyarakat, kalau dulu masyarakat yang  akan mengurus ijin kata mardan mendatangi dinas dinas terkait, seperti dinas CKTR, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Perindagkop, dan lainnya, namun saat ini rantai pengurusan ijin sudah di perpendek dengan adanya dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja, ujar Mardan
 
 
Tambah mardan, rantai itu sebetulnya masih tetap ada namun koordinasi sudah lansung dilakukan oleh dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja termasuk proses pengurusan pembayaran retribusi nya lansung unit Bank Riau Kepri yang di sediakan di Dinas ini urai Mardan. Sambung Mardan " kalau sekarang pengurusan Ijin gangguan (HO) bisa selesai paling lama 2 hari dan begitu juga pengurusan ijin ijin lainnya. Jadi sekarang cukup efisien  karena seluruh berkas ijin masuk di dinas Penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja Kuansing,  keluar juga disini ucap Mardan.
 
Pada bidang Penanam modal terdiri dari bidang promosi dan investasi, Pemkab Kuansing telah mempromosikan peluang peluang infestasi  yang ada di Kab. Kuansing jelas Mardan melalui media seperti expo serta pameran pembangunan, tapi itu masih kurang maksimal, kedepan kita berupaya untuk memaksimalkan kata Mardan.
 
Sambung Mardan ' sebetulnya seluruh nya bekerja dengan sistim aplikasi Web jadi media promosi kata Mardan bisa melalui web, ada sistim pelayanan informasi dan perijinan investasi secara elektronik, namun belum optimal, disebabkan oleh sarana prasarana, tambah Mardan kalau dari segi tenaga ahli itu bisa kita sediakan kata Mardan.
 
menurut UU no.25 tahun 2007 tentang penanaman modal, kata Mardan sistim elektronik pelayanan perijinan dan non perijinan yang terintegrasi antara BKPM, Kementrian saling terhubung, tetapi untuk daerah Kuansing masih belum optimal, sedangkan itu merupakan gerbang informasi dan layanan perijinan non perijinan serta  penanaman modal selanjutnya ini menjadi tugas berat kita untuk memaksimalkan pungkas Mardan.
 
Jika kita buka data kata Mardan dari segi jumlah pengurusan ijin ke Dinas Penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja  Kuansing dalam satu tahun terakhir (2017) terdapat retribusi ijin gangguan (HO) sebanyak 270 buah, retribusi IMB sebanyak 39 buah, retribusi kesehatan seperti apotik, klinik sebanyak  139 buah jelas Mardan.
 
Selanjutnya kata Mardan yang di dampingi oleh Kabid Penanaman Modal Eni Kuswati,S.Pd menyampaikan ," kita mau mengaktifkan Web sebagi media promosi Kabupaten Kuansing dengan selalu berkoordinasi dengan Pihak Riau karena kata Mardan disitu ada namanya klinik LKPM, urai Mardan. 
 
Dalam melakukan Koordinasi di Provinsi Riau ada klinik LKPM yang memberikan informasi informasi  d seputar infestasi sebagai  Provinsi Riau, kata Mardan bagi Perusahaan yang ingin berinvestasi merek wajib mendaftar untuk mendapatkan hak akses, karena didalam nya termuat berbagai macam informasi data dan lainnya.
 
Bagi perusahaan yang  belum memiliki hak akses diminta mengurus ke dinas penanan modal PTSP provinsi Riau, disitu informsi akan di sajikan secara online mulai Januari 2017 pungkas Mardan.
 
Terkait Klasifikasi perusahaan yang dapat mengakses pada klinik LKPM kata Mardan yaitu  investasi satu milyar keatas terang nya sedangkan investasi kecil dari satu Milyard dapat di akses di Kabupaten / kota jelasnya lagi.
 
Jumlah investasi pada perusahaan PMDN di Kabupaten Kuansing pada tahun 2016 sebesar 291.29 us dollar,   PMA 34.60 us dollar,  Rata rata investasi berasal dari sektor perkebunan dan industri minyak mentah kelapa sawit kata Mardan.
 
Kalau kita banding besaran investasi  dengan daerah lain kata Mardan Kuansing berada pada posisi kedua terkecil setelah Rokan hulu 205.45 US dollar (PMDN) dan (PMA) 0.64 US dollar, jadi daerah kita masih perlu kita promosikan lebih giat lagi untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tutup Mardan, (adv/ijk).
 
Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified