• Home
  • Riau Raya
  • Dua unit kapal nelayan sejak November lalu Hilang di Perairan Selat Malaka
Selasa, 08 Desember 2015 09:18:00

Dua unit kapal nelayan sejak November lalu Hilang di Perairan Selat Malaka

navigasi indonesia malaysia. (roc).
RIAUONE.COM, BENGKALIS, RIAU, ROC - Dua unit kapal nelayan (tangkap ikan) milik Surianto alias Aguan sejak 26 Nopember lalu dilaporkan hilang dan tidak bisa dikesan ketika melakukan aktivitas menangkap ikan di Perairan Selat Malaka, Kecamatan Bantan. 
 
Belum diketahui secara pasti hilangnya dua kapal itu, masing-masing KM. Dora dengan nomor lambung S.II.No.3378 GT.4 dan KM Setia Jaya S.II. No 679 GT 3, namun diduga dibawa kabur oleh nakhoda dan ABK. 
 
Menurut pemilik kapal Aguan, pada 24 Nopember lalu, dua kapal itu sandar di Sungai Liong, Desa Bantan Tengah kemudian berangkat menangkap ikan. Dua kapal tersebut dinakhodai, Anton merupakan warga Perawang Bandul Kepulauan Meranti. 
 
Anton merupakan kapten kapal KM Dora S.II.3378 GT 4. Kemudian Nanang sejak dua bulan lalu menjadi kapten kapal KM. Setia Jaya S.II No.679 GT3. , keduanya baru dua bulan membawa kapal ikan milik Aguan. 
 
"Sejak berangkat kapten kedua kapal masih bisa dihubungi, namun sejak 26 Nopember keduanya tidak bisa lagi dihubungi. Biasanya setiap hari saat mereka melaut terus saja menghubungi dan setelah empat hari mereka sudah pulang. Tapi sejak 26 Nopember lalu mereka (kapten kapal, red) tidak bisa dihubungi dan belum kembali sampai saat ini,” cerita Aguan, Senin (7/12/15). 
 
Aguan menduga kuat kedua kapal miliknya yang lengkap dengan alat tangkap jaring, alat navigasi serta dokumen kapal dibawa kabur. Atas peristiwa ini, Aguan melaporkan ke pihak berwajib pada Kamis (3/12/15) lalu. 
 
“Hal ini sudah Kami laporkan ke Polsek Bantan, mereka menduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh dua kapten dan ABK kapal. Intinya, kapal saya dibawa kabur,” sebut Aguan. (rtc/roc).
Share
Berita Terkait
  • tahun lalu

    Gawat, Kapal Ikan Thailand Membawa Sabu dan Kokain 1,9 Ton di Perairan Kepri


    NASIONAL, - TNI AL menangkap kapal ikan berbendera Thailand ya
  • 3 tahun lalu

    Boikot Mendunia untuk Israel, Warganet Desak Pemerintah Tolak Keras Kapal Dagang Israel Mau Berlabuh di Indonesia

    Malaysia dan Australia juga menolak kapal-kapal Israel berlabuh di pelabuhannya.

    Komentar
  • 1
    Kilas Global  2 hari lalu

    VCI Global Reports FY2025 Results, Highlighting Strategic Restructuring and Positioning for Long-Term Growth

  • 2
    Kilas Global  4 hari lalu

    Armacell Deepens Asia‑Pacific Industry Engagement to Drive Energy Efficiency, Sustainability and Fire Safety

  • 3
    Kilas Global  3 hari lalu

    Sigenergy Unveils SigenMate 2700 Ultra: a Future-Ready AI-Powered Plug & Play Home Energy System

  • 4
    Kilas Global  3 hari lalu

    First Energy Africa Oil Corp. Strengthens Board with Appointment of Industry Veterans Simon Akit and Frederick Kozak

  • 5
    Kilas Global  4 hari lalu

    HKUST and Indonesia's Ministry of Higher Education, Science, and Technology Deepen Partnership with Garuda Scholarship Framework to Nurture Top-Tier Talent

  • 6
    Kilas Global  4 hari lalu

    TestMu AI Introduces API Calling in Kane CLI, Enabling Test Flows to Validate Applications Against Live Backend Data

  • 7
    Kilas Global  2 hari lalu

    Now is Your Moment: Huawei Unlocks New Possibilities for Every Moment Through All-Scenario Innovation

  • 8
    Kilas Global  2 hari lalu

    CyCraft Named a Sample Provider in the Gartner Latest AI Reasoning Models Report-The Only Taiwan-Based Cybersecurity Provider Listed

  • 9
    Kilas Global  6 hari lalu

    CUHK Achieves Top 20 Global Ranking in QS World University Rankings 2027

  • 10
    Kilas Global  4 hari lalu

    NatPower Marine integrates Aqua superPower to accelerate the global electrification of ports and marinas

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified