• Home
  • Riau Raya
  • Eh, Tiba-tiba saja Plt Gubernur Riau Pakai Mobil Dinas Kijang Inova?
Jumat, 14 November 2014 08:15:00

Eh, Tiba-tiba saja Plt Gubernur Riau Pakai Mobil Dinas Kijang Inova?

mobil dinas Plt Gubernur Riau, kijang Inova. (net)
riauonecom, Pekanbaru, - Langkah Pelaksana Tugas (Plt)Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman yang menggunakan mobil Kijang Innova sebagai kendaraan dinasnya, mendapatkan kritikan dari kalangan dewan. Bahkan ada yang menganggap hal itu sebagai sebuah pencitraan. 
 
“Di kota dia pakai Innova, di luar kota dia pakai Land Cruisernya. Itu bukan penghematan, tapi lebih kepada pemborosan anggaran namanya,” kata Husni Tamrin, Anggota Komisi C DPRD Riau kepada wartawan.
 
Plt gubernur Riau juga dituntut komit dengan apa yang disampaikannya. Jika memang menggunakan mobil Kijang Innova, seharusnya di luar kota juga menggunakan mobil Kijang Innova, tidak menggunakan mobil Land Cruiser. 
 
“Innova dipakai, Land Cruiser juga dipakai, Toyota Crown (mobil satunya lagi) juga dipakai, jadi ada tiga jenis mobil Plt kita. Plt harus komitlah dengan ucapannya, kalau menggunakan mobil Innova, ya gunakan untuk kota dan luar kota, jangan pilih-pilih kayak gitu,” ungkapnya. 
 
Untuk itu, ia menyarankan, lelang mobil dinas Plt (Land Cruiser dan Toyota Crown) merupakan salah satu solusi agar anggaran bisa dihemat. Jika hal ini tidak dilakukan, maka pemborosan anggaran yang akan terjadi. 
 
“Kalau perlu, mobil pejabat Pemprov yang CC-nya di atas 2700 lelang saja, lelangnya harus profesional dan terbuka. Nah, ini yang namanya penghematan itu, kalau ingin berhemat, ya harus diterapkan sistem penghematan,” tegasnya. 
 
Hal senada juga dikatakan Muhammad Adil, Anggota Komisi E DPRD Riau. Menurutnya, apa yang dilakukan Plt gubernur sama saja dengan istilah “Maling Teriak Maling” yang tidak komit dengan ucapannya. 
 
“Maling teriak maling memang seperti itu, berhemat katanya, tapi dia sendiri nggak hemat. Kalau memang hemat, dua mobil dinasnya harus dikembalikan ke biro perlengkapan sebagai penanggung jawabnya, jangan dipakai semua,” ujarnya. 
 
Politisi Hanura ini pun sepakat, langkah Plt Gubernur merupakan langkah untuk menaikkan citranya. Di saat Mendagri menghimbau untuk berhemat, Plt gubernur pun melakukannya, tapi penghematan yang tidak sesuai prosedur. (abu/rtc)
Share
Berita Terkait
  • 3 jam lalu

    Boehringer Ingelheim registers Phase III trial investigating verducatib in COPD


    *The Phase III AIRWARD trial was published today on ClinicalTrials.gov (NCT0
  • satu minggu lalu

    Boehringer Ingelheim and Microsoft partner to drive patient-centric and AI-backed clinical development

    *Two strong partners aim to accelerate AI-enabled clinical development
  • satu bulan lalu

    Boehringer Ingelheim investments into sustainability-related programs and health partnerships to reach EUR 500 million

    *Company investments from the past five years, together with the forecast for 2026, are
  •