Jumat, 26 Desember 2014 14:09:00
Hilang 3 Hari, KKM KM Sari Ayu Ditemukan Terapung dan Tak Bernyawa di Perairan Lukit
riauonecom, Selatpanjang, Meranti, roc - Kerja keras tim SAR gabungan dalam mencari Ijal (48) kepala kamar mesin (KKM) korban yang tenggelam bersama kapal motor (KM) Sari Ayu di perairan Lukit Kabupaten Kepulauan Meranti, membuahkan hasil. Amun, Ijal ditemukan dalam keadaan terapung dan tak bernyawa.
Demikian diinformasikan Kapolres Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, kepada wartawan, Kamis (25/12/14) sore.
Kata Pandra itu, pencarian salah seorang ABK KM Sri Ayu yang diduga ikut tenggelam pada Selasa (23/12/14) sekitar pukul 05.00 WIB di Perairan Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, oleh tim gabungan (Pol Air Polda Riau, Pol Air Polres Kepulauan Meranti, Pos Sandar Bandul, Pos TNI AL Tanjung Buton, KSOP Syahbandar Tanjung Buton dan Basarnas Cabang Bengkalis) membuahkan hasil. Dimana, korban yang tenggelam atas nama Ijal ditemukan pada Kamis (25/12/14) sore, sekitar pukul 15.45 WIB.
"Korban telah ditemukan oleh Basarnas cabang Bengkalis dalam keadaan terapung di perairan sekitar Sei Kuat Desa Lukit," kata Pandra.
Dijelaskan Pandra, bahwa jenazah Ijal dievakuasi ke Tanjung Buton Kecamatan Sei Apit. Karena, disana sudah ada pihak keluarga yang telah
menunggu dan langsung akan dibawa ke Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, untuk disemayamkan. Sementara bangkai kapal KM Sri Ayu sampai saat ini
belum berhasil ditemukan.
"Korban ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan telah meninggal dunia pada posisi Kordinat N 01.00'46,7" E 102.16'05,4"," jelas Pandra. (mas)
Share
Berita Terkait
Proof That Travels: ADI Foundation and SAGINT Partner to Bring Verified Origin to Every Lot of Critical Minerals Worldwide
Verdant Rock Receives A (low) Financial Strength Rating from Morningstar DBRS, Adding a Second International Investment-Grade Assessment
Verdant Rock now holds Financial Strength Ratings from both Fitch Ratings and Morningst
Nordic American Tankers Ltd (NYSE: NAT) - The Hansson family now collectively own 12 million NAT shares
Tuesday October 6, 2026
Decoding Rural China's Governance: How six villages turn viral fame into shared prosperity
Source: People's Daily
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified









