• Home
  • Riau Raya
  • Ini Penyebab Masyarakat Blokir Mobil Pelaksana Proyek Paket A di Keritang Inhil
Rabu, 22 Maret 2017 19:15:00

Ini Penyebab Masyarakat Blokir Mobil Pelaksana Proyek Paket A di Keritang Inhil

Jembatan yang berada di Parit Sei Gergaji rubuh akibat aktifitas truk molen
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Proyek pekerjaan jalan Kotabaru - Sanglar yang tinggal beberapa meter saja akan selesai pelaksanaannya, akhirnya kini dipastikan akan tertunda lagi. Pasalnya, truk molen yang mengangkat material semen untuk penyelesaian jalan itu, tidak diperbolehkan lagi berjalan oleh masyarakat setempat.
 
Pelarangan itu bukan tanpa sebab, selain telah membuat jalanan yang semula mulus kini penuh lubang, jembatan yang berada di Parit Sei Gergaji, ikut rubuh pula beberapa waktu lalu, akibat aktifitas truk molen tersebut.
 
Seperti yang disampaikan oleh Andi Muksin, masyarakat setempat yang berprofesi sebagai petani kelapa, rubuhnya jembatan tersebut telah merugikan masyarakat, khususnya petani kelapa. Ada sekitar 500 petani, jelas Andi, yang memanfaatkan jalur Parit Sei Gergaji untuk mengeluarkan kelapa-kelapa dari kebun mereka.
 
"Sedikitnya ada 200 ribu butir kelapa yang keluar melalu jalur Parit Sei Gergaji ini. Sejak jembatan ini rubuh, kita jadi terhambat mengeluarkan kelapa-kelapa kita hingga ke penampung," cerita Andi kepada awak media, Senin lalu (20/3/2017).
 
Upah untuk melansir kelapa-kelapa tersebut yang biasa ditanggung Andi sebesar Rp500 ribu, jelasnya, kini menjadi Rp1 juta. Hal ini disebabkan waktu yang diperlukan hanya 3 hari, akibat jembatan yang runtuh kini menjadi 6 hari.
 
"Belum lagi harga jual yang kami terima jadi menurun karena kelapa lambat sampai. Biasa jual Rp3000 kini menjadi Rp2300. Penampungkan maunya kelapa masih segar," ungkap Andi kesal.
 
Menurut Camat Keritang Syafruddin, pemblokiran truk molen dari PT Bengkalis Era Jaya sebagai pemenang proyek yang terkenal dengan sebutan Paket A itu, untuk dapat bekerja menyelesaikan pekerjaan seharusnya tidak sampai terjadi jika pihak perusahaan kooperatif.
 
"Baru saja jembatan ini rubuh kita sudah fasilitasi mereka dapat bermusyawarah dengan masyarakat. Dan mereka sendiri yang berjanji untuk menyelesaikan segera jembatan ini," kata Syafruddin yang mengantarkan wartawan langsung ke lokasi kejadian.
 
Penyelesaian jembatan pun, sambung Syafruddin, pada waktu itu tidak terlalu memberatkan perusahaan. Cukup dengan mereka membersihkan bekas reruntuhan jembatan kemudian jembatan disambung kembali dengan kayu pohon kelapa.
 
"Dengan begitu kan masyarakat tak terganggu lagi. Yang mau melintasi diatas bisa lewat karena jembatan sudah dibuat walau darurat, yang dibawah pun untuk melansir kelapa tak terganggu lagi. Nah, ini janjinya sudah hampir 5 minggu belum juga ada tanda-tanda akan dipenuhi. Makanya masyarakat pun marah," jelas Syafruddin.
 
Pihak Dinas Bina Marga Kabupaten Indragiri Hilir, sebut Syafruddin, sudah pula mengetahui permasalahan tersebut. Melalui sambungan telpon, kata Syafruddin juga, Kabid Bina Marga Inhil Yusnaldi juga telah menyampaikan bahwa penyelesaian jembatan dengan pola yang disepakati sudah diizinkan oleh Bina Marga Inhil.
 
"Jadi apa lagi kendala PT Bengkalis Era Jaya ini untuk memenuhi janjinya? Kemarin alasan mereka kan harus izin Bina Marga. Nah sekarang sudah boleh," tegas Syafruddin.
 
Untuk saat ini, sebagai camat, Syafruddin sangat mengharapkan agar PT Bengkalis Era Jaya dapat mempertanggungjawabkan janji yang telah disepakati. Dengan begitu, kerugian masyarakat tidak akan berlarut.
 
"Kita sangat mengharapkan betul segeralah dikerjakan. Jangan sampai pekerjaan jalan yang seharusnya dapat dinikmati masyarakat malah menjadi masalah di pihak lainnya," pungkas Syafruddin.(***)
Share
Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Konflik Antara PUK F SPTI Dengan PUK F SPPP Desa Teluk Aur Masih Belum Menemui Titik Temu

    Rokan Hulu, Riauone.Com - Konflik mengenai kontrak tenaga kerja bongkar muat buah kelapa sawit di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Karya

  • 5 tahun lalu

    Hari Ini Ada 2 Kasus Covid 19 Yang Di Isolasi Di Rumah Sakit Di Kecamatan Ujungbatu

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Kasus terkonfirmasi positif Covid - 19 di wilayah kecamatan Ujungbatu pada hari ini ada penambahan 2 kasus dilakukan isolasi di Rumah sakit, total juml

  • 6 tahun lalu

    Gunakan Masker Jika Keluar Rumah, Kalau Tidak, Bisa Kena Denda 250 dan 500 Ribu

    ROKANHULU, RIAUONE.com, - Penindakan tegas bagi warga yang melintas tidak menggunakan masker, kegiatan diselenggarakan didepan lapangan Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Ujungbatu, p

  • 6 tahun lalu

    Nono Patria Menjenguk, Beginilah Kondisi Aisyah Dan Ananda Rifa Sekarang

    RIAUONE.COM - Kondisi Aisyah Nabila Syafitri bayi umur 6  bulan yang menderita cairan dikepala sebesar kelapa yang melebihi besar

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified