• Home
  • Riau Raya
  • Jalan dan Jembatan Dibangun, Pendistribusian Hasil Pertanian Warga Kuala Sebatu Mulai Lancar
Kamis, 22 Desember 2016 13:54:00

Jalan dan Jembatan Dibangun, Pendistribusian Hasil Pertanian Warga Kuala Sebatu Mulai Lancar

RIAUONE.COM, KUALA SEBATU - Luas sawah di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Indragiri Hilir, yang mencapai 1.700 hektare, membuatnya terkenal sebagai lumbung padi di Negeri Seribu Parit. Intinya, selagi petani padi di Desa Kuala Sebatu aktif menanam padinya, bisa dikatakan masyarakat Inhil tidak akan kekurangan persediaan berasnya.
 
"Luas tersebut belum termasuk lahan tidur (belum digarap), jadi masih besar potensinya. Dari jumlah penduduk yang lebih kurang sekitar 3876 jiwa, 90 persen memiliki mata pencarian bertani dan berkebun,” ungkap Yanti, Kepala Desa Kuala Sebatu, saat dikunjungi wartawan ke kantornya akhir pekan lalu.
 
Maka tak heranlah, kata Yanti, mayoritas penduduk masyarakat Desa Kuala Sebatu menggantungkan hidupnya dari bertani. Gudang-gudang tempat menampung dan memproses padi tersebut menjadi beras, juga mudah kita jumpai disana. Saat ini, menurut Yanti, terdapat 40 gudang tersebut.
 
"Nanti setelah diproses di gudang-gudang itu, baru dibawa keluar. Seperti ke Tembilahan dan daerah-daerah lainnya,” jelas Yanti pula.
 
Namun sayang, ucap Yanti, kondisi jalan desa yang masih memprihatinkan membuat masyarakat kesulitan mendistribusikan hasil pertaniannya. Hal ini semakin parah setelah jalur air melalui Sungai Batang Tuaka juga tidak dapat diakses pada saat musim kering.
 
"Kalau musim kering jadi susah membawanya (hasil pertanian, red) lewat sungai, jadi terpaksa lewat jalan poros yang kondisinya juga memprihatinkan,” keluh Yanti.
 
Tapi kini, jelasnya, masalah ini sedikit demi sedikit bisa teratasi. Melalui program DMIJ, Desa Kuala Sebatu memiliki dana yang besar hingga bisa membangun dan memperbaiki jalan yang merupakan akses utama masyarakat Kuala Sebatu membawa hasil pertanian mereka.
 
"Alhamdulillah sejak adanya DMIJ kami sudah mulai bisa membangun dan memperbaiki jalan yang rusak. Sehingga hasil-hasil pertanian masyarakat yang semula susah untuk diangkut ke pasaran, kini telah mulai lancar," katanya.
 
Leganya lagi, sambung Yanti, pada 2015 lalu pemerintah provinsi dan pemerintah pusat yang turut pula mengucurkan dana desanya. Sehingga kini dana pemerintah desa semakin besar, hingga volume kegiatan yang diselenggarakan semakin besar pula.
 
"Untuk tahun ini saja kita telah membangun jalan-jalan desa lebih dari 2 kilometer panjangnya. Itu terdiri dari jerambah beton, rabat beton dan pembangunan badan jalan," paparnya.
 
Pembangunan yang berjalan maksimal dengan anggaran desa yang besar tersebut membuat Yanti berharap juga agar bantuan dana untuk desa tak berhenti di tahun-tahun berikutnya. Dengan begitu, katanya, pembangunan yang memang masih diperlukan dapat dilanjutkan.
 
"Tentu lebih banyak yang bisa dilakukan dengan dana desa ini. Ke depan jalan itulah yang akan di utamakan, akan kita perpanjang terus karena hal inilah yang sangat diperlukan oleh masyarakat kami saat ini. Makanya kami berharap agar pemerintah baik kabupaten, provinsi dan pusat dapat terus mengucurkan dananya ke desa, sehingga desa dapat  terus melaksanakan pembangunannya," pungkas Yanti. (san)
 
Share
Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    Space42 dan Autonomous A2Z Menandatangani Perjanjian Senilai US$7 Juta untuk Menerapkan Solusi Mobilitas Otonom di UEA

    Perjanjian komersial pertama ini berlandaskan kemitraan kedua perusahaan dalam memperce
  • 18 jam lalu

    VinFast further expands authorized service outlet network in Indonesia, enhancing the aftersales experience

    Representatives of VinFast Indonesia and its partners at the signing ceremony.
  • 3 jam lalu

    FloQast Recognized by Inc. as One of America's Fastest Growing Private Companies for Fourth Consecutive Year

    The company's continued recognition on Inc. 5000 reflects strong customer growth a
  • 8 jam lalu

    Dark Horse Consulting Group Expands into China, Appoints Kang Liu as Senior Director, Head of China

    WALNUT CREEK, Calif. and SHANGHAI, Aug. 11, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Dark Horse Consult
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified