Sabtu, 18 April 2015 10:37:00
Keren, di Meranti Kulit Sagu Dimanfaatkan Sebagai Pelapis Jalan
MERANTI, RIAUONE.COM - Akhirnya, uyung sagu (kulit sagu,red) di Kabupaten Kepulauan Meranti yang dulunya hanya terbuang disana sini, kini telah dimanfaatkan sebagai lapisan pada pembangunan sejumlah jalan. Hal ini juga tentunya, selain terhindarnya pencemaran, juga bisa menghasilkan uang. Karena Kepulauan Meranti merupakan Kabupaten terkenal akan sagu.
Beberapa ruas jalan di Kepulauan Meranti yang telah diterapkannya pemanfaatan uyung sagu sebagai lapisan jalan, diantaranya Jalan Poros Mekar Delima-Desa Tanjung Padang Kecamatan Tasik Putripuyu, Jalan Poros Melai-Kayu Ara Kecamatan Rangsang Pesisir, Jalan Poros Desa Lukun-Sungai Tohor Kecamatan Tebingtinggi Timur, Jalan Pramuka Selatpanjang sepanjang 3.5 KM, dan Jalan Perumbi Selatpanjang.
Hal ini juga dilakukan atas intruksi Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, beberapa waktu lalu, yang menginginkan agar uyung dan repu sagu tidak dibuang sembarangan. Karena menurut beliau, tentunya hal itu akan menyebabkan rusaknya ekosistem.
"Uyung dan repu sagu merupakan duit (uang,red), jangan dibuang sembarangan. Jika dibuang tentunya akan merusak ekosistem di lingkungan kita," ucap Bupati.
Hal itu dimaksud Bupati, uyung dan repu bisa dimanfaatkan. Seperti, repu bisa dijadikan sebagai makanan ternak, dan uyung bisa dijadikan breket maupun lapisan untuk pembangunan jalan. Oleh karna itu pula, Bupati minta agar Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menerapkan uyung sagu sebagai pelapis pada pembangunan jalan.
"Nantinya akan saya tegaskan pada Dinas PU, agar sebelum membangun jalan bisa menimbun uyung sebagai peninggi tanah. Sehingga uyung tidak terbuang dan bisa dimanfaatkan," terang Bupati.
Dari pantauan di lapangan, Sabtu (18/4/2015) pagi, pada teknis pengerjaan pembangunan Jalan Pramuka Selatpanjang sepanjang 3.5 KM itu, tampak pengenjaannya lebih bagus dari sebelum-sebelumnya. Dimana pondasi Jalan dilapisi dengan uyung sagu, kemudian dialas terpal, lalu baru ditimbun dengan pasir batu.
Tampak jelas, jalan yang dilapisi dengan uyung sagu tersebut, pondasi jalan semakin padat dan kokoh dibandingkan dengan jalan yang menggunakan kayu bulat sebagai pondasinya. Dan tentunya juga, hal ini sangat menguntungkan bagi daerah penghasil sagu seperti Kepulauan Meranti. (mas)
Share
Berita Terkait
Proof That Travels: ADI Foundation and SAGINT Partner to Bring Verified Origin to Every Lot of Critical Minerals Worldwide
Nordic American Tankers Ltd (NYSE: NAT) - The Hansson family now collectively own 12 million NAT shares
Tuesday October 6, 2026
From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System
THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki
Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










