- Home
- Riau Raya
- Kinerja Disdukcapil Inhil Lamban, Masyarakat Keluhkan Data Rekaman E-KTP Banyak Hilang
Senin, 14 Agustus 2017 12:03:00
Kinerja Disdukcapil Inhil Lamban, Masyarakat Keluhkan Data Rekaman E-KTP Banyak Hilang
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Mu'ammar merasa geram dengan banyaknya keluhan masyarakat terkait lambannya kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Inhil.
Salah satu keluhan yang dia terima adalah banyak masyarakat mengaku harus berulang-ulang melakukan perekaman identitas diri sebagai salah satu prosedur pembuatan e-KTP karena data perekaman sebelumnya hilang.
"Banyak sekali aduan dari masyarakat yang saya terima terkait kehilangan data perekaman ini. Bagaimana bisa? Bahkan tidak hanya itu, beberapa waktu lalu juga saya mendengar keluhan masyarakat yang menyebutkan bahwa ruang pelayanan dan ruang perekaman tidak sesuai dengan kapasitas masyarakat yang datang. Alhasil masyarakat harus desak-desakan," ujar Muammar, Minggu, (13/8/2017).
Ia mengatakan, laporan terkait hilangnya data perekaman identitas masyarakat yang ia terima beralasan bahwa adanya gangguan jaringan saat merekam, karena perekaman dilakukan dengan sistem online.
Parahnya lagi, hilangnya data perekaman tersebut tidak diinformasikan secara cepat kepada yang bersangkutan.
"Kita bukan tidak mengerti dengan prosedur perekaman yang notabene dilakukan dengan sistem online, sehingga bisa saja terjadi kehilangan. Namun yang kita sayangkan adalah kenapa data kehilangan yang disebabkan oleh gangguan jaringan tersebut baru diketahui masyarakat hingga berbulan-bulan. Begitu laporan yang saya terima," ucapnya.
Bahkan kata dia, masyarakat mengaku telah melakukan perekaman data diri sejak tahun 2016 lalu, dan baru diketahui bahwa identitas dirinya tidak terekam pada tahun 2017.
"Jangankan untuk dapat KTP asli, data dirinya saja tidak ada, " kesalnya lagi.
Muammar mengaku sangat menyayangkan dengan sistem administrasi Disdukcapil. Belum lagi diperparah dengan masalah lain seperti lambannya pengurusan administrasi.
"Ini kita baru berbicara soal kehilangan data, belum yang lainnya," ucapnya.(arc/roc)
Share
Komentar










