Rabu, 09 Januari 2013 12:45:00
Klaster Industri Hilir Masih Jalan Ditempat Lahan KID Berkurang 1000 Hektare Lebih
DUMAI(riauone)-Kawasan industri hilir yang resmi dicanangkan oleh mentero perekonomian Hatta Rajasa pada 23 Juni 2010 di Kawasan Industri Dumai (KID) Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai, sampai saat ini masih jalan ditempat.
Kabid Perindustrian Disperindag Dumai Raisman Senin (2/7) kemarin menjelaskan, sampai saat ini belum ada kemajuan yang berarti mengenai klaster industri tersebut, selain itu Kawasan Industri Dumai (KID) yang digunakan untuk klaster industri hilir itu saat ini kabarnya sudah berkurang 1000 hektare karena ada kemungkinan masuk dalam kawasan Kabupaten Bengkalis.
Dengan demikian karena ada permasalahan mengenai lahan KID, memang Pemko Dumai harus membangun kembali yang memang lahan milik Pemko, bukan seperti KID saat ini yang statusnya milik perusahaan Wilmar Group.
“ Kabar terakhir kawasan industri hilir yang lokasinya didalam KID Dumai sampai saat ini belum ada perkembangan berarti, bahkan saat ini kawasan atau lahan KID itu berkurang 1000 hektare lebih, dengan demikian jika saat ini ada total lahan di KID 5000 hektare, dan sudah di kelola 1000 hektare oleh perusahaan dan menjadi milik Bengkalis 1000 hektare lebih, maka hanya akan ada sisa lahan sekitar 3000 an hectare lahan di KID,” kata Raisman.
Memang ada keinginan pemerintah harus mempunyai lahan KID sendiri, dan ini adalah kerja provinsi. Beberapa waktu lalu memang sudah ada usaha provinsi untuk membuat KID yang baru, namun tidak kesampaian, dan akhirnya provinsi menyerahkan tanggung jawab membuka KID itu kepada Dumai.
“ Dumai melalui Bapeda sudah pernang menganggarkan dana untuk KID yang baru, besar dana dalam RKA Rp500 juta, namun di tolak dewan karena memang itu adalah program provinsi bukan Pemko Dumai, dan sampai sekarang kondisi KID itu masih belum jelas juga,” urainya.
Permasalahan itulah yang menganggu kelangsungan dan kemajuan klaster industri hilir di KID.(m&n)









