• Home
  • Riau Raya
  • Mengungkap Tabir Mafia "Belah Semangka" Dana Bansos di Biro Keuangan Kantor Gubernur Riau
Jumat, 14 November 2014 08:46:00

Mengungkap Tabir Mafia "Belah Semangka" Dana Bansos di Biro Keuangan Kantor Gubernur Riau

kantor Gubernur Riau. (ist)
riauonecom, Pekanbaru, - Istilah Bela Semangka di lingkungan di Biro Keuangan tidak asing lagi, menjelang menit menit terakhir pencairan Dana Bantuan Sosial di Kantor Gubernur Riau, Kalau tidak dana tidak akan di cairkan ujar salah seorang sumber kepada riauone yang namanya di sembunyikan. Jumat, 14/11/14 di Pekanbaru.
 
Rumitnya dan birokrasi yang berbelit di biro keuangan Pemrop Riau, membuat para penerima bantuan sosial dana hibah pemprop riau , sering di adapkan dengan para calo calo. Oknum pns di biro keuangan Kantor Gubernur Riau yang mengambil kesempatan dalam kesulitan. Istilah belah semangka yang di tawarkan, dan paranya lagi, 70 persen untuk orang dalam dan hanya 30 persen untuk penerimanya. Praktek seperti ini memang agak sulit di buktikan karena para penerima bantuan tidak mau terbuka.
 
Praktek mafiah bela semangka oknum PNS Biro keuangan Pemrop Riau ini sudah lama terjadi, gaya mereka banyak cara untuk menyandra proposal penerima bantuan tersebut, mulai dari syarat syarat yang di persulit hingga, mereka sampaikan kepada penerima harus mendapatkan disposisi Gubernur Riau hal ini tentunya sangat menyulitkan, kalau setiap orang harus mencari Gubernur kalau hanya mendapatkan disposisi sangat tidak wajar, karna mencari Gubernurpun sangat sulit.
 
Masyarakat para penerima bantuan sosial ini berharap kepada pihak aparat hukum mengusut tuntas para oknum pns yang menghambat dan memeras para penerima bansos tersebut. Pihak kepolisian agar dapat mengirim intel intelnya untuk memantau praktek mafiah berkedok belah semangkah ini ujar salah seorang inisial Y R kepada Riauone.
 
Berdasarkan Investigasi riauonecom, dilapangan , salah seorang penerima bantuan hibah dana bantuan sosial menuturkan, bahwa mereka di minta membuat kesepakatan terlebih dahulu dengan oknum pns tadi, apabilah mereka saling diel maka mereka akan mempercepat pencairan dana tersebut namun, kalau tidak maka jangan harap proposal bisa di proses. Kesepakatan itu jangan coba untuk dilanggar kalau seandainya sudah sepakat berapa persen untuk oknum pns tersebut maka tidak heran proposal seperti kilat prosesnya, namun kalau seandainya pihak penerima bansos mengingkari jangan harap kedepannya bisa di bantu lagi bahkan akan di persulit. Ujar warga penerima bansos kepada riauonecom.
 
Menyikapi praktek ini Jonly kepala Biro Keuangan Pemrop Riau belum ada tanggapannya melalui Sms dan telp tidak ada tanggapan. (riauone/tim).
 
Share
Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Vinhomes Green Paradise Launches Global Smart City Certification Project

    Vinhomes Green Paradise menghadirkan koleksi fasilitas kelas dunia yang luar biasa, menetapkan standar hidup baru untuk pengembangan perkotaan yang siap menghadapi masa depan. *

  • 9 bulan lalu

    Ada-ada Saja, Muncul Isu Menteri Pariwisata Minta Air Galon Untuk Mandi


    NASIONAL, - Tengah geger di sosial
  • 11 bulan lalu

    Kelola Keuangan-mu dengan Benar, Bisa Investasi dan Buat Peluang usaha yang Menjanjikan


    KEUANGAN, BISNIS, - Mengelola keuangan denga
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified