• Home
  • Riau Raya
  • Pemkab Inhil Diminta Evaluasi Perubahan Status Jalan Provinsi
Kamis, 25 Februari 2016 23:23:00

Advertorial

Pemkab Inhil Diminta Evaluasi Perubahan Status Jalan Provinsi

Assisten I Setda Inhil, Drs Afrizal, MP dan Dr. Indra Muchlis Adnan saat menjadi pembicara dalam acara deklarasi dan dialog ilmiah yang ditaja oleh LKPH Inhil di Hotel Harmoni Tembilahan,
RIAUONE.COM,TEMBILAHAN,ROC - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta agar mengevaluasi ulang perubahan status jalan provinsi menjadi jalan nasional di Inhil.
 
Hal tersebut disampaikan Dr. H. Indra Muchlis Adnan, saat didaulat menjadi pembicara pada acara Deklarasi dan Dialog Ilmiah yang ditaja Lembaga Komunitas Peduli Hukum (LKBH) Inhil di hotel Harmoni Tembilahan, Kamis (25/2).
 
Mantan Bupati Inhil 2 priode ini sangat menyayangkan perubahan status jalan provinsi menjadi jalan Nasional di beberapa ruas jalan yang ada di Kabupaten Inhil. Menurutnya, ini akan menjadi kendala untuk mempercepat pembangunan jalan yang kondisinya saat ini rusak parah.
 
"Untuk apa perubahan status jalan nasional dipertahankan kalau pembangunannya tidak kunjung dibangun. Jalan Nasional Selensen saja, sejak saya kecil sampai sekarang tidak dibangun-bangun," ujar Indra.
 
Dikatakan Indra lagi, status jalan nasional bukanlah kewenangan pemerintah kabupaten tapi sudah menjadi kewenangan pusat yang membiayai melalui dana APBN.
 
"Jalan nasional itu dibangun melalui dana APBN, jalan provinsi dibangun dana APBD Provinsi sedangkan jalan kabupaten dibangun melalui dana APBD kabupaten," jelas Indra.
 
Atas keputusan yang dinilai blunder ini, Indra meminta kepada Pemkab agar perubahan status ini ditinjau ulang dan ditarik kembali menjadi jalan provinsi. Apalagi, disebutnya untuk mendapatkan anggaran dari pusat itu bukanlah perkara gampang. "Siapa bilang mendapatkan dana pusat itu gampang, perlu trik dan pendekatan untuk itu.  Membutuhkan waktu lama dalam proses lobi ke pusat sedangkan pembangunan dan perbaikkan infrastruktur harus segera dikerjakan," tuturnya.
 
Indra meyakini, perubahan status mulai dari sepanjang jalan Rengat sampai ke Sungai Luar ini merupakan akal-akalan Pemerintah Provinsi untuk mengurangi bebannya membiayai pembangunan di Inhil. Selain itu, ketidakpahaman staf-staf bupati juga menjadi boomerang bagi Pemkab Inhil.
 
"Kalau begini, Bupatinya yang kasian disalahkan terus. Saya yakin bupati tidak tau, ini kesalahan stafnya yang belum sampai ilmunya kesitu. Kita bukan malah bersyukur tapi ini musibah dengan perubahan status jalan nasional itu. Pemkab harus tinjau ulanglah," ujar Indra seraya mengingatkan agar Pemkab Inhil bersiap siap mendapatkan "Gelang India" kalau jalan nasional itu nantinya dibangun melalui anggaran yang tidak jelas.
 
Menyikapi hal tersebut, Mewakili Bupati Inhil, Asisten I Setda Inhil, Drs. Afrizal, MP menyampaikan terima kasih atas saran yang disampaikan berkaitan dengan persoalan status jalan provinsi di daerah ini. 
 
Ia mengatakan, saran dan masukan ini secepatnya disampaikan kepada bupati untuk ditinjau ulang."Semoga ada solusinya untuk percepatan pembangunan jalan di Inhil ini," ujar Afrizal singkat, dalam sambutannya pada acara tersebut.
(san).
Share
Berita Terkait
  • 7 tahun lalu

    Soal Proyek Jalan Provinsi di Siak, Azmi Ketua DPRD Berkomentar

    RIAUONE.COM,SIAK- Soal proyek pecing jalan propinsi yang berada di Kampung Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak Azmi, an

  • 8 tahun lalu

    Pemkab Inhil Serahkan 2 Unit Ambulance Air

    RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) akan menyerahkan bantuan 2 (Dua) unit ambulance air kepada Pemerintah Kecamatan Kateman dan
  • 8 tahun lalu

    Pemkab Inhil Terima DIPA 2018 Dari Gubernur Riau

    RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) telah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan
  • 9 tahun lalu

    Pelaksanaan Assessment Pemkab Inhil, 34 Orang Eselon 2 Ikuti Tahap Penulisan Makalah

    TEMBILAHAN, - Sebanyak 34  orang eselon 2 mengikuti tahap penulisan makalah sebagai tahapan selanjutnya dari pelaksanaan Assessment yang digelar oleh Pemerintah Kabupa
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified