Jumat, 13 Desember 2019 18:50:00

Pemkab Inhu Siap Sukseskan Sensus Penduduk 2020

Bupati Inhu H. Yopi Saat menyerahkan KTP

RIAUONE, Inhu - Untuk mendukung pelaksanaan sensus penduduk secara online tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sudah mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Inhu bersama masyarakat siap untuk berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan sensus penduduk secara online tahun 2020.

Hal itu disampaikan Bupati Inhu, H. Yopi Arianto, SE dalam menyukseskan pelaksanaan sensus penduduk menghimbau masyarakat Inhu untuk berpartisipasi dalam sensus penduduk 2020 (SP2020) yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Inhu. 

Himbauan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Yopi di ruang kerja Bupati, didampingi oleh Kepala BPS Inhu Drs, Morhan Tambunan, M.Si, Kadis Dukcapil Inhu Saiful Bahri, S.Sos, dan Kadis Kominfo Inhu Jawalter. S, M.Pd, pada Rabu (23/10/2019). 

Bupati Yopi dalam himbaunnya mengatakan, agar masyarakat Inhu untuk berpartisipasi pada sensus penduduk 2020 yang akan dilaksanakan pada periode Februari 2020 sampai dengan Maret 2020, 

"Partisipasi masyarakat Inhu diharapkan dapat mewujudkan Indragiri Hulu maju dan sejahtera" ujar Bupati Yopi.


Dijelskannya, sensus penduduk ini bertujuan untuk mewujudkan satu data kependudukan yang merupakan implementasi dari Perpres no 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia. 

"Dalam pelaksanaannya sensus penduduk 2020 akan mengkolaborasikan antara data statistik hasil sensus dengan data versi administrasi kependudukan yang dihasilkan ditjen dukcapil kemendagri atau dalam lingkup kabupaten Dinas Dukcapil Inhu," ujarnya.

Pelaksanaan sensus penduduk tersebut akan dilaksanakan pada Februari hingga Maret 2020. Mulai dari sekarang, Pemerintah Kabupaten Inhu sudah mulai menyosialisasikannya kepada masyarakat.

Untuk menyonsong pelaksanaan sensus penduduk secara online pada 2020, Pemkab Inhu telah mensosialisasikan tentang pentingnya sensus penduduk. Hal ini mengingat pelaksanaan sensus tersebut merupakan agenda nasional.


Sehingga dengan adanya sosialisasi lebih awal, tentunya akan mendukung kesuksesan pelaksanaan sensus penduduk tersebut. Apalagi, pada periode ini pelaksanaan sensus penduduk sudah secara online.

Pendataan penduduk ini juga dinilai penting untuk menentukan arah pembangunan, baik dari tingkat daerah maupun hingga tingkat nasional.

"Melalui partisipasi masyarakat pada sensus penduduk, hendaknya dapat mewujudkan Kabupaten Inhu maju dan sejahtera," harapnya.

Untuk itu pintanya, kepada pemerintah kecamatan hingga ketingkat desa juga diharapkan terus menyosialisasikan tentang pelaksanaan sensus penduduk pada 2020.


Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Inhu Syaiful Bahri SSos mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan sensus penduduk sesuai instruksi bupati. "Menggesa dan melayani masyarakat untuk berbagai dokumen kependudukan juga sebagai salah satu langkah untuk menyukseskan pelaksanaan sensus penduduk," ujar Plt Kadisdukcapil Syaiful Bahri.

Untuk pelayanan data kependudukan itu, Disdukcapil telah berulang kali melakukan pendataan langsung ke tingkat desa. Bahkan, dalam kegiatan jemput bola itu tidak saja pelayanan perekaman KTP, pembuatan akta dan KK tetapi juga menyerahkan berkas administrasi kependudukan yang telah diurus masyarakat. Sehingga masyarakat yang sudah melakukan pengurusan sebelumnya, tidak perlu lagi menjemput ke kantor Disdukcapil.

Seperti pada Kamis (12/12), Disdukcapil kembali melakukan pelayanan jemput bola di Desa Rantau Lansat Kecamatan Batang Gansal. "Selain perekaman KTP, pembuatan akta dan KK juga diserahkan sejumlah administrasi kependudukan warga Kecamatan Batang Gansal yang sebelumnya sudah diurus," ungkapnya.

Bahkan pada pekan lalu, kegiatan pelayanan jemput bola juga dilakukan di dua desa di Kecamatan Rakit Kulim. Dua desa yang dilayani itu yakni warga di Desa Sungai Ekok dan di Desa Talang Gedabu berupa perekaman KTP, KK dan akta lahir. Kegiatan jemput bola ini lebih mengutamakan penduduk yang berada di desa terpencil dan sulit. "Untuk pelayanan administrasi di Desa Rantau Lansat, petugas perekaman bermalam di lokasi," tambahnya.

Kemudian sebutnya, dalam mendukung admintasi kependudukan, pihaknya juga tengah menggalakan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). Di mana, untuk pembuatan KIA tersebut, pihak Disdukcapil langsung turun kesejumlah sekolah.

Sasaran KIA tersebut adalah untuk anak yang berusia di bawah 17 tahun kebawah dan untuk anak lima tahun kebawah tidak perlu memakai foto. "Hingga hari ini (kemarin, red) sudah terdapat 431 keping KIA yang dicetak atau terhitung sejak awal Desember 2019," katanya.

Ke depan, agar target pembuatan KIA dapat tercapai, pihak Disdukcapil akan berkerja sama dengan sejumlah fasilitas umum yang berkaitan dengan anak, seperti kolam renang dan lainnya. Di mana kerja sama itu diharapkan, pihak pengelola fasilitas anak dapat memberikan bonus atau discon kepada anak yang sudah memiliki KIA. (Advetorial Diskominfo Inhu)

Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified