Selasa, 06 Januari 2015 10:26:00
Pengecer BBM di Meranti Tidak Dibenarkan Menggunakan Dispencer Lagi, Ini Penyebabnya
riauonecom, Selatpanjang, Meranti, roc - Atas bandelnya para pengecer yang tidak mau menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga
yang telah ditetapkan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Unit Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kepulauan Meranti, Senin (05/01/15) kemarin melakukan tindak tegas. Khususnya di kota Selatpanjang.
Disperindag Kepulauan Meranti juga sempat mengamankan sejumlah Bahan Bukti (BB) jenis premium berupa bensin dari para pengecer yang tidak
resmi atau tidak terdaftar di Disperindag.
Kepala Disperindag Kepulauan Meranti, Syamsuar Ramli, melalui Kabid perdagangan, Zaujar kepada sejumlah wartawan menjelaskan bahwa setelah
pengecekan dilakukan, tidak hanya harga yang dipermasalahkan, namun segi takaran juga para pengecer tidak pas.
"Selain dari sisi harga, takaran liter yang di gunakan juga tidak sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Artinya premium yang diisi ke pelanggan sengaja di kurangi pemilik kios, dengan berbagai alasan," ujarnya.
Oleh karna itu kata Zaujar, untuk kedepannya para pengencer tidak dibenarkan lagi menggunakan Dispencer, karena banyak ditemukan
kecurangan pada penggunaannya. Sehingga kedepan pengecer harus menggunakan takaran atau liter saja.
"Semoga ini bisa menjadi efek jera bagi pengencer yang masih
membandel," harapnya. (mas)
Share
Berita Terkait
Proof That Travels: ADI Foundation and SAGINT Partner to Bring Verified Origin to Every Lot of Critical Minerals Worldwide
Nordic American Tankers Ltd (NYSE: NAT) - The Hansson family now collectively own 12 million NAT shares
Tuesday October 6, 2026
Usai Geger Kenaikan BBM, Pertamina Jamin Pasokan Aman dan Sesuai Harga Resmi
Hiruk Pikuk Kabar Isu BBM Naik September 2026 ini menjadi Rp13.500, Benarkah?
JAKARTA - Media sosial belakangan ini
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










