• Home
  • Riau Raya
  • Pengerjaan Proyek Reboisasi Hutan Mangrove di Desa Tanjungbunga di Verifikasi
Rabu, 12 Agustus 2015 13:37:00

Pengerjaan Proyek Reboisasi Hutan Mangrove di Desa Tanjungbunga di Verifikasi

Tim yang tergabung Dinas Kehutanan dan Perkebunan, kontraktor, LSM, dan media melakukan verifikasi proyek reboisasi mangrove di Desa Tanjungbunga, Kecamatan Pulau Merbau, Selasa (11/8/2015) kemarin.

MERANTI, RIAUONE.COM - Terkait dugaan adanya KKN atas pelaksanaan Proyek Reboisasi Hutan Mangrove di Desa Tanjungbunga, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau dari tim yang melibatkan Dishutbun, LSM, pihak kontraktor, dan pihak desa terkait, Selasa (11/8/2015) siang, melakukan verifikasi dengan meninjauan langsung ke lapangan.

Menurut keterangan pihak kontraktor yakni CV Agritama Makmur, Ismail S Hut, bahwa jika lokasi yang ditunjukkan tersebut benar. Kata Ismail, proses pengerjaannya kemarin memakan waktu tiga (3) bulan, dan selesai pada akhir November 2012 lalu.

"Luas areal yang dikerjakan adalah seluas 100 Ha dengan jumlah bibit tanaman mangrove 500.000 batang," ucapnya.

Hal serupa juga dilontarkan Kades Tanjungbunga, Nizam, yang menjelaskan bahwa sewaktu pengerjaan kemarin,  diawali pemeriksaan bibit oleh pihak Dishutbun didampingi perangkat Desa.

"Kita kemarin menyiapkan 800 ribu batang mangrove. Sengaja kita lebihkan sebagai antisipasi jika ada yang mati. Dan bibitnya pun sangat bagus, bahkan sempat mendapat pujian dari mantan wakil bupati Masrul Kasmy sewaktu lewat daerah ini," sebutnya.

Diterangkan olehnya, bibit yang didapatkan tersebut tidak lain tidak bukan merupakan bibit asal daerahnya sendiri (tanjungbunga, red). "Pekerjanya pun melibatkan warga sekitar dan beberapa warga asal desa lain," ujarnya.

Pantauan RiauOne.com dilapangan, rombongan yang turut dalam verifikasi tersebut diantaranya PPTK Dishutbun Meranti Roni, Kabid Perlindungan Hutan dan Kebun Tengku Efendi, dari LSM, Kades Tanjungbunga Nizam, kontraktor CV Agritama Ismail, dan sejumlah wartawan.

Dari hasil peninjauan, keterangan Kades Tanjungbunga dan laporan masyarakat sekitar, menyatakan bahwa hasil penananaman proyek penghijauan tahun 2012 hingga saat ini kondisinya bagus, meskipun ada beberapa lahan di pinggir jalan yang rusak dikarenakan dimakan ternak kambing dan mati karena faktor alam.(roc/uzi)

Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified