Senin, 22 Maret 2021 08:47:00
Perdana, PD Salimah Gandeng RSUD Meranti Gelar Donor Darah
MERANTI, RIAUONE.COM - Berkerjasama dengan Rumah Sakit Umum Darah (RSUD), Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Kepulauan Meranti, Riau, mengadakan kegiatan donor darah perdana pada Ahad (21/3/2021) pagi.
Kegiatan dilakukan bersempena milad tahun PD Salimah ke 21 tahun, yang sekaligus sebagai wujud gerakan kemanusiaan terhadap sesama yang memerlukan darah saat dirawat di RSUD Kepulauan Meranti.
Ketua PD Salimah Kepulauan Meranti, Irma Suraya ST, mengungkapkan bahwa organisasi masyarakat yang didominasi kaum perempuan ini banyak bergerak di bidang sosial. Salah satunya termasuk kegiatan donor darah untuk pertama kalinya.
Selain itu, ada juga entrepeneur perempuan, pembinaan anak yatim, parenting, serta berbagi kepada keluarga yang kurang mampu dan mualaf.
Dalam upaya mensyiarkan semangat berbagi ini, Salimah juga membuka donasi kepada masyarakat yang ingin berpartisipasi dan ikut berbagi.
"Alhamdulillah kami mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat yang ingin ikut berbagi," kata Irma Suraya.
Melalui kegiatan donor darah pertama kalinya ini, pihaknya berhasil mengumpulkan 13 kantong darah dari 17 pendonor yang dilakukan pemeriksaan.
"Kegiatan ini merupakan wujud dari semangat kita dalam merayakan ulang tahun Salimah ke 21 tahun dan untuk Kepulauan Meranti sendiri, Salimah sudah terbentuk 10 tahun lalu dimana pengurusannya sudah ada di 4 kecamatan. Darah yang sudah terkumpul ini akan kita serahkan langsung ke pihak RSUD," kata Irma.
Plt Direktur RSUD Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko mengucapkan terimakasih kepada pengurus Salimah yang telah ikut berpartisipasi dalam mencukupi kebutuhan darah di RSUD.
"Kita dari RSUD mengucapkan terimakasih kepada pengurus Salimah yang telah melakukan kegiatan ini. Setidaknya stok darah kita mencukupi dan saat dibutuhkan langsung kita pakai. Kebetulan tadi ketika dilakukan pendonoran ada pasien yang membutuhkan darah golongan O dan itu langsung kita gunakan," kata Fajar Triasmoko.
Sementara itu, petugas Laboratorium RSUD Kepulauan Meranti, dr Eti mengatakan terkait sering kalinya kekurangan darah di RSUD saat dibutuhkan pasien itu tidak benar. Hal itu disebabkan adanya masalah yang terjadi terhadap pasien yang membutuhkan darah tersebut.
"Kalau untuk penyimpanan darah itu batasnya hanya satu bulan dan kapasitas bank darah di RSUD itu hanya 100 kantong. Jika ada yang mengatakan RSUD sering kekurangan stok darah itu tidak benar, hal itu terjadi pada pasien yang akan menerima darah itu karena adanya ketidakcocokan darah yang masuk dengan tubuh pasien seperti auto imun dan lain sebagainya sehingga butuh donor darah mandiri dari pihak keluarga," ungkapnya. (uzi)










