Selasa, 06 Juni 2017 15:15:00
Perkelahian Pemuda antar Desa Siberakun dan Simandolak kembali terjadi
KUANSING, - Terjadi perkelahian remaja antar desa Siberakun dan Simandolak baru-baru ini, Senin (5/6/2017) di Polsek Benai di lakukan mediasi antara masyarakat Simandolak dan Siberakun.
Mediasi di pimpin oleh Kabag Ops Polres Kuansing Kompol Mahmudin dan di dampingi oleh Kasat Reskrim AKP Johari dan Kasat Intelkam AKP Deni Afrial S.pi MH dan di hadiri oleh Kades Siberakun , Kades Simandolak dan para tokoh masyarakat.
Demikian Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang,SIK MH melalui Kasubag Humas Polres AKP G Lumban Toruan lewat rilis nya Selasa 6/6/2017.
Menurut Keterangan Kasubag Humas Polres Kuansing, Kronologis Kejadian terjadi Pada Hari Senin pukul 22.15 wib Sdr. Rere, Rifki dan Deo (warga siberakun) lagi duduk di SD N 005 Desa Siberakun, datang Pemuda Simandolak sekitar 30 orang dengan membawa kayu dan parang sampai SD N 005 warga Simandolak langsung memukul warga Siberakun yang lagi duduk tersebut, Kemudian datang warga Siberakun menolong warga yang dikeroyok tersebut selanjutnya warga Simandolak melarikan diri.
3 unit sepeda motor milik warga simandolak tertinggal, warga siberakun mengambil sepeda motor tersebut dan merusak sepeda motor milik warga Simandolak tersebut dengan cara dibakar.
Beberapa poin Yang di sampaikan oleh Kabag OPS Polres Kuansing Kompol Mahmudin dalam mediasi tersebut adalah sebagai berikut,
Saat ini tidak di mungkingkan untuk mengambil kesepakatan di karnakan masih adanya korban dari Desa siberakun yang masih di periksa di RSUD Teluk Kuantan dan memerintahkan Kanit Intel Polsek agar memback-up masyarakat yang ingin mengambil sepeda motor yg di tahan masyarakat Siberakun.
Polres siap memberikan ruang mediasi untuk kedua belak pihak untuk menyelesaikan perkara.
Jangan mendengarkan isu - isu yang berkembang di masyarakat bahwa bakal ada serangan balasan dari kedua belah pihak.
Sementara itu, Deswan Riadi, Kades Simandolak Meminta penyelesaian lewat jalur hukum
Agar di kumpulkan para ninik mamak dari masyarakat simandolak dan siberakun agar dapat menyelesaikan masalah
Taswin Kades Siberakun mengatakan, sampai saat ini blum ada jalan keluar dalam kasus tawuran ini , padahal sudah sering terjadi.
Sementara itu, tokoh masyarakat Siberakun, Rudi Hartono menjelaskan.
Meminta rujukan dari seluruh ninik mamak ke 2 kenegrian Simandolak dan Siberakun serta para pemuda mencari kesepakatan atau jalan tengah untuk dapat mencari jalan tengah agar tidak terulang kembali kejadian seperti ini.
Setelah mendengarkan Masukan dari pihak yg ikut mediasi diputuskan Bahwa Mediasi lanjutan akan dilaksanakan pada hari Rabu (7/6/2017) di Kantor camat dengan menghadirkan pihak dari Polres Kuansing, Camat dan upika Kecamatan Benai, Serta kedua tokoh Masyarakat. (Ind).
Share
Berita Terkait
Dayos Releases Athena: Agentic Replacement for Oracle and Workday AMS Contracts, Now Generally Available
Hero performs full end-to-end report development, Application configuration, and token
Mavenir Powers Launch of My ENet App, Unifying Mobile, Broadband and IPTV for Guyana's ENet Subscribers
My ENet App consolidates all subscriber services, eSIM provisioning and payments into o
Workvivo Meluncurkan Workvivo HQ, Kantor Pusat Digital Berbasis AI untuk Setiap Karyawan
Workvivo HQ menggabungkan komunikasi, pengetahuan, dan AI ke dalam satu platform yang d
Court victory paves the way for Curium's plans to provide targeted radioligand therapy to U.S. patients with GEP-NETs
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










