- Home
- Riau Raya
- Plt Kapolres Meranti: Kejar Pelanggar Lalu Lintas Sampai ke Gang, Itu 'Melukai Perasaan' Masyarakat
Selasa, 30 Agustus 2016 15:37:00
Plt Kapolres Meranti: Kejar Pelanggar Lalu Lintas Sampai ke Gang, Itu 'Melukai Perasaan' Masyarakat
SELATPANJANG - Pelaksana tugas (Plt) Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIk mengaku telah memanggil semua satuan fungsi-fungsi di Mapolres setelah ia resmi menggantikan posisi mantan Kapolres AKBP Asep Iskandar SIk pasca bentrokan berdarah di Selatpanjang.
''Saat menjalankan tugas, Polantas jangan kejar-kejaran dengan masyarakat, jangan seperti dalam film kartun Tom and Jerry,'' ujar Kepala Satuan (Kasat) PJR (Polisi Jalan Raya) Direktorat Lalu Lintas Polda Riau ini ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (29/8/2016).
Barliansyah juga meminta polisi untuk tidak mengejar warga yang berbalik kanan (putar arah, red) semisal ada razia. Sebab, upaya mengejar warga hingga ke gang jalan ini akan ''melukai'' perasaan masyarakat. Belum lagi, memang terjadi musibah, entah itu tabrakan atau terjatuh.
"Itu sudah saya sampaikan ke Sat Lantas. Kalau mereka sudah membalik jangan dikejar-kejar, jangan malah kayak Tom and Jerry. Kalau dia terluka, jatuh dan sebagainya, ini akan menimbulkan permasalahan yang baru," ujar Barliansyah.
Selain itu, Barliansyah juga mengaku telah memanggil pihak penyidik. Ia ingin penyidikan oleh polisi harus bersifat humanis, transparan, dan akuntabel.
"Saya butuh dukungan banyak pihak. Apa-apa yang saya lakukan, saya butuh informasi dan masukan dari masyarakat untuk bekal saya memulai langkah serta menciptakan apa yang kita inginkan bersama," katanya. (gnc/*).
Share
Berita Terkait
ArrayPatch Completes Oversubscribed EUR 3.2 Million Seed Financing to Advance Next-Generation Microneedle Therapeutics
CGTN: Dialog Wali Kota Global menegaskan kembali komitmen Tiongkok terhadap keterbukaan
Asia Left Behind: Ten international companies have yet to report delivering on their cage-free egg pledges across the region
Source: Malayang Manok Philippines
Wood Mackenzie: One in five refineries at closure risk as global oil demand peaks in 2032
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










