Sabtu, 28 November 2015 23:11:00
Ribuan Warga Saksikan Debat Publik Cabup dan Cawabup Meranti
SELATPANJANG, RIAUONE.COM, - Ribuan warga Selatpanjang dan sekitarnya menghadiri debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti dengan tertib, Sabtu (29/11/2015).
Salah satu tahapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berlangsung sejak pagi mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di Aula Afifa Futsal Jalan Banglas Selatpanjang itu berjalan mulus tanpa ada kendala berarti.
Terlihat begitu antusiasnya warga maupun tim pendukung pasangan calon (Paslon) yang hadir memberi warna pesta demokrasi di tanah jantan itu.
Mengingat kapasitas ruang yang terbatas, sebagian masyarakat hanya menyaksikan dari luar ruangan debat dengan dipasangnya televisi agar para warga dan tim pendukung yang datang dan tidak dapat masuk ke ruangan juga dapat ikut menyaksikan secara langsung debat yang berlangsung.
Pada debat ini juga, KPU mendatangkan 3 Panelis dari Provinsi Riau. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan oleh tim panelis kepada kedua pasangan calon. Yakni pasangan calon Irwan Nasir-Said Hasyim atau Pro Bisa dan Tengku Mustafa-Amyurlis alias Ucok.
Ketua KPU Kepulauan Meranti, Yusli SE, mengatakan, dengan dilaksanakan debat publik ini, masyarakat bisa lebih mengetahui visi dan misi calon pilihannya masing-masing. Diharapkan, tidak ada masyarakat yang golput di Pilkada 9 Desember mendatang.
"Kami juga selaku penyelenggara akan tetap netral. Siapapun yang menang, itulah pemimpin daerah kita," ucapnya.
Menanggapi tahapan Debat Publik yang dilaksanakan KPU ini, Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti, Edy Kusdarwanto, saat ditemui usai debat berlangsung mengatakan, hasil pemaparan visi dan misi dari masing-masing kandidat telah mewakili seluruh keinginan masyarakat yang menjadi acuan kerja pemerintah daerah.
Setiap Paslon, sebut Edi, sudah memaparkan program unggulannya masing-masing.
"Saya menilai, kedua pasangan calon ini cerdas dan apa yang diprogramkan itu semuanya bagus. Saya yakin siapapun yang terpilih nanti pasti yang terbaik," ucapnya.
Pantauan dilapangan, tahapan debat publik ini mendapat pengawalan ketat dari Polres Kepulauan Meranti. Sebanyak 160 personil yang terdiri dari 130 personil di Jajaran Polres ditambah 30 personil Brimob dikerahkan untuk menetralisir lokasi penyelenggaran.
Bahkan, untuk masuk ke dalam ruang Afifa Futsal, setiap undangan, tamu dan tim pendukung diperiksa ketat menggunakan detektor logam oleh kepolisian.
"Pemeriksaan para tamu undangan kita lakukan dengan metal detektor. Ini merupakan prosedur pengamanan standar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, saat ditemui wartawan di sela-sela berlangsungnya debat. (uzi)
Share
Berita Terkait
Komentar










