• Home
  • Riau Raya
  • Seorang Bayi Dikampak Perutnya 2 kali Hingga Meninggal Di Rokan Hulu
Kamis, 16 September 2021 06:57:00

Seorang Bayi Dikampak Perutnya 2 kali Hingga Meninggal Di Rokan Hulu

SURYA PATRIANTO

ROHUL, riauonecom - Entah iblis mana yang merasukinya, hingga tega terhadap bayi umur 7 bulan yang tak berdosa, meninggal dunia secara tragis dengan ayunan sebilah kampak oleh seseorang, hanya gara gara minta air minum, desa Tanjung Benuang, kecamatan Kepenuhan, Rokan hulu, Rabu (15/9/2021) sekira pukul 08.30 WIB.

Kapolres Rokan hulu AKBP. Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Paur Humas Aipda Mardiono Pasda SH, membenarkan atas adanya kejadian tindak pidana pembunuhan terhadap anak dibawah umur di wilayah hukumnya.

"Tersangka yang berinisial YL (37) yang bekerja sebagai pemanen buah kelapa sawit disebuah koperasi Serba Usaha Rokan Jaya, yang bertempat tinggal di Barak Opung Blok D 4 Koperasi Serba Usaha Rokan Jaya, bunga tanjung, Desa Rantau Benuang Sakti" Terang Humas Polres Rokan Hulu.

Dijelaskan juga oleh Paur Humas mengenai kronologisnya, "Pada saat (Rabu, 15/9) Herni Juwita Lase (25) meminta air minum kepada anak dari YL yang masih gadis, lantas ditanya oleh YL "Emangnya gak ada air kalian?" Lalu Herni Juwita Lase (Ibu si Korban) menjawab "Air Kami masih panas" lantas tak lama kemudian YL mendatangi Nodieli Hia (26) yaitu ayah dari korban".

Pada saat itu Nodiela Hia sedang berada di halaman rumah, lantas YL bertanya "Gak ada air rupanya kalian.?" Lalu dijawab oleh Nodiela "Air kami masih panas" dengan rasa kesal YL mengatakan  "Apa maksudmu" sambil YL mengambil sebilah kampak yang ada di sepeda motor Nodiela.

Lantas YL mengayunkan Kampak ke arah Nodiela, namun Nodiela keburu lari kebelakang barak, lantas pintu rumah Nodiela jadi sasaran ayunan Kampak sebanyak 2 Kali.

Setelah pintu terbuka oleh ayunan Kampak, terlihat didalam rumah ada Herni Juwita Lase, namun Herni pun langsung melarikan diri dari amukan YL lewat pintu belakang rumah, 

Kemudian YL mengambil bayi yang bernama Divan Hilas Hia (7 bulan) yang sedang tidur dalam ayunan, lalu bayi itu dibawa mondar mandir didepan rumah Nodiela, Masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut berusaha mencegah dan merebut bayi dari tangan YL namun tidak berhasil.

Nampak kemarahan YL semakin memuncak lalu 2 unit sepeda motor tetangganya jadi sasaran dengan membakarnya,  setelah itu bayi yang ada ditangannya di tidurkan dengan posisi terlentang ditanah lantas sebanyak 2 ayunan Kampak di arahkan kebagian perut bayi.

"Setelah mengampak perut bayi, lalu YL melarikan diri ke belakang barak, tidak berapa lama kemudian YL berhasil diamankan oleh masyarakat dan diserahkan ke Polsek Kepenuhan". Terang Paur Humas.***(Surya)


Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Menuju Zona Hijau Covid 19, Polsek Ujungbatu Dengan Gencar Selenggarakan Vaksinasi Untuk Masyarakat

    Rokan hulu, RiauOne.Com - Kapolsek Ujungbatu Kompol Amru Hutauruk SH dengan komitmen yang sangat tinggi, agar wilayah Kecamatan Ujungbatu menuju zona hijau Covid -19 dengan genc

  • tahun lalu

    Polsek Ujungbatu Berhasil Mengungkap Kasus Mempekerjakan Anak Dibawah Umur

    ROKAN HULU, RiauOne.Com - Polsek Ujungbatu berhasil mengungkap tindakan oleh pemilik Kafe yang mempekerjakan 2 orang anak yang masih d

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.