Sabtu, 28 Maret 2015 10:41:00
Tawaran Gila Kemah Budaya Nasional di Siak bakal Kental Nuansa Melayu
Melalui slogan 'Siak The Truly Malay' yang bermakna Siak Melayu Yang Sebenarnya, Pemerintah Daerah selalu berupaya menggali potensi nilai-nilai budaya dan sejarah lokal.
Hal ini dikarenakan Kabupaten Siak merupakan memiliki potensi pariwisata sejarah dan kebudayaan lokal sebagai bekas Kesultanan Melayu Nusantara yang pernah tersohor, dimana daerah jajahannya terbentang mulai dari Aceh Tamiang, Langkat, hingga ke Sambas.
Demikian dikatakan Wabup Siak Drs. H. Alfedri, MSi saat ekspos kesiapan Kabupaten Siak sebagai tuan rumah Kemah Budaya Nasional bulan Juni mendatang.
" Hal itulah yang menjadi dasar kami mengangkat tema kebudayaan lokal yang ada di Siak ini sebagai pusat Melayu, Alhamdulillah kegiatan Kemah Budaya Nasional (KBN) ini telah disetujui oleh Kwarnas dan Kemendikbud. Nanti akan kita tampilkan sejarah kebudayaan melayu Siak," kata Ka Kwarda Siak ini dihadapan Rakernas Ka Kwarda se-Indonesia di Cibubur Jakarta Kamis (26/3/2015).
Kegiatan KBN yang akan dilaksanakan tanggal 3-8 Juni mendatang di Bumi Perkemahan Tengku Buang Asmara Siak Sri Indrapura tersebut, akan diisi dengan berbagai macam agenda kegiatan yang kental bernuansa budaya Melayu Siak.
"Kita akan laksanakan rangkaian kegiatan seperti pertandingan persahabatan dan permainan tradisional, upacara penyambutan, orientasi KBN, upacara pembukaan, konferensi pers, temu tokoh, workshop tari Zapin, workshop bersyair, jelajah budaya dan sejarah, pameran budaya, gelar kuliner tradisional khas melayu, serta pementasan Siak Bermadah," Kata Alfedri.
Selain itu katanya, juga akan diadakan perlombaan antar peserta seperti pentas seni, permainan tradisional, seni budaya melayu, seni kriya, lomba masakan nusantara dan lain-lain. Untuk itulah dalam eksposnya ia melaporkan berbagai persiapan daerah sebagai tuan rumah penyelenggara KBN yang akan diikuti peserta dari seluruh Indonesia dan Negara tetangga tersebut, seperti hasil peninjauan lokasi dan kesiapan sarana dan prasarana.
Kemah Budaya Nasional tersebut mengambil tema "Harmoni di Tanah Melayu Menuju Manusia Indonesia Unggul dan Berkarakter Tahun 2045" dengan motto "Satyaku kudarmakan, darmaku ku baktikan".
Rapat kerja Nasional ini mengangkat tema wujudkan pramuka sebagai pelaku perubahan untuk membangun bangsa yang bermartabat. Rakernas ini sebelumnya dibuka oleh ketua Kwarnas, yang dimulai dari tanggal 25 - 28 maret 2015.
Peserta terdiri dari seluruh pengurus kwartir daerah se Indonesia. Hadir pada kesempatan tersebut ketua Kwarnas Adhyaksa Dault beserta pengurus Kwarnas. Turut hadir dalam kesempatan itu Ka Kwarda Riau H Azaly Djohan. (rls)
Share
Berita Terkait
Proof That Travels: ADI Foundation and SAGINT Partner to Bring Verified Origin to Every Lot of Critical Minerals Worldwide
Nordic American Tankers Ltd (NYSE: NAT) - The Hansson family now collectively own 12 million NAT shares
Tuesday October 6, 2026
From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System
THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki
Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










