Senin, 03 November 2014 15:27:00

Telukkuantan Minim Taman dan Air Mancur

air mancur. ilustrasi
riauonecom,Telukkuantan - Kota Teluk Kuantan sejauh ini masih minim ornamen dekorasi kota, baik taman dan air mancur, sehingga belum terlihat keindahan dan kelembutan kota. Padahal potensi pembangunannya cukup besar terutama banyaknya lokasi-lokasi yang cocok untuk taman dan air mancur.
 
Menurut pemerhati tata kota, Ir. Z. Qadri, sebagai salah kota di Riau yang termasuk kota wisata karena adanya pacu jalur, kedepan penataan taman dan air mancur perlu mendapat prioritas. Apalagi, Pemkab telah membangun hotel, stadion dan pasar modern yang memerlukan kehadiran banyak orang agar berfungsi dan dilihat bermanfaat bagi masyarakat.
 
"Untuk air mancur sekarang tak perlu besar-besar dan memerlukan kolam seperti air mancur di taman jalur atau depan Kompleks Pemda yang memerlukan biaya besar,"ujarnya.
 
Menurutnya air mancur sekarang berukuran sedang dan kecil dan dipadu unsur etnik  atau entitas budaya lokal, seperti air mancur yang keluar dari ornamen seperti Kombuik, Parikek dan ornemen-ornamen budaya.
 
" Jadi batu alam atau batu hitam diukir seperti Kombuik, Parikek, Keruntuang, Losuang, Sosoran , lalu dari atasnya keluar air yang menetes bukan air mancur, betapa eloknya kalau dibangun seperti itu menyatu dengan alam, lokasinya pun tidak besar dan bisa ditempatkan di sudut jalan,"ujarnya.
 
Menurutnya, ada lima lokasi yang ideal untuk air mancur ini, dan akan menambah keindahan dan ciri khas kota Teluk Kuantan sebagai kota wisata khususnya di Riau. Pertama di dekat sudut pagar Mesjid Agung dan Tugu Carano, dibelokan dari arah Sungai Jering ke Sport Centre dan kedua di sudut pagar Hotel Kuansing dari arah gedung Abdoer Rauf ke kampus UNIKS." Potong tikungan itu, bangun air mancur dengan bentuk ornamen etnik dari batu hitam, dikelilingi bunga alangkah akan cantiknya kalau sudah jadi, "ujar Z. Qadri.
 
Ketiga di depan kampus UNIKS dan pasar tradisional berbasis modern. Ia menyarankan selain air mancur, perlu ditanam pohon minimal tiga lapis, baru kemudian dibangun beberapa air  mancur kecil dengan ornamen etnik disepanjang pagar bagian depan. " Di dua tempat ini air mancurnya dapat lebih dari satu baik bentuk kombuik, parikek, sosoran, losuang. Pasti cantik sekali,"ujarnya. (ktc/ari)
 
Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Agen Jeppesen ForeFlight Airflow Debut untuk Penerbangan Komersial, Berfokus pada Intelijen Operasional dan Fleksibilitas Adopsi

    Platform ini mematuhi lima prinsip utama yang dirancang khusus untuk industri penerbang
  • 3 minggu lalu

    Jeppesen ForeFlight Airflow Agents Debut for Commercial Aviation, Centered on Operating Intelligence and Adoption Flexibility

    Platform adheres to five key aviation-centric principles with hundreds of agents planne
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified